Pidie Jaya – Upaya pemulihan pasca bencana banjir terus dilakukan berbagai pihak. Untuk mendukung kebutuhan air bersih masyarakat terdampak, Kodim 0102/Pidie membangun sumur bor di lokasi pengungsian warga Desa Mesjid Tuha, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Rabu (31/12/2025).
Pembangunan sumur bor ini menjadi solusi dan harapan bagi warga di tengah keterbatasan akses air bersih yang dirasakan warga pasca banjir , terutama mereka yang telah empat pekan terakhir tinggal di pengungsian akibat banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut.
Komandan Kodim 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., mengatakan bahwa pembuatan sumur bor merupakan bentuk kepedulian TNI, khususnya Kodim 0102/Pidie, terhadap kesulitan masyarakat pasca bencana.
“Sumur bor ini merupakan swadaya Kodim 0102/Pidie untuk membantu masyarakat terdampak dalam memperoleh air bersih. Air ini dapat dimanfaatkan untuk memasak, berwudu, serta keperluan sehari-hari lainnya. Kami berharap ini benar-benar bermanfaat bagi warga yang masih berada di pengungsian,” Ujar Dandim 0102/Pidie.
Ia menambahkan, kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya terbatas pada pengamanan, tetapi juga pada upaya kemanusiaan, terutama saat masyarakat berada dalam kondisi sulit akibat bencana alam.
Sementara itu, warga pengungsi menyambut pembangunan sumur bor tersebut dengan penuh rasa syukur. Salah seorang warga, ibu Ratna Dewi, mengaku sangat terbantu dengan adanya sumurbor atau fasilitas air bersih di lokasi pengungsian.
“Sebelumnya kami sangat kesulitan mendapatkan air bersih, terutama untuk kebutuhan sehari-hari. Dengan adanya sumur bor ini, kami merasa sangat terbantu,” ungkapnya di lokasi
Ia juga mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada Kodim 0102/Pidie dan TNI atas kepedulian serta bantuan nyata yang diberikan.
“Kami warga Mesjid Tuha sangat berterima kasih kepada Kodim 0102/Pidie dan TNI. Sumur bor ini sangat bermanfaat dan menjadi harapan bagi seluruh warga pengungsi yang terdampak,” tutup Ratna Dewi.