Iklan Parlemen

terkini

Negara Hadir di Tengah Bencana, Polres Pidie Jaya dan Warga Bersatu Pulihkan Sekolah Terdampak Banjir

Sabtu, 10 Januari 2026, 21.26 WIB Last Updated 2026-01-10T14:26:59Z

Pidie Jaya — Negara kembali menunjukkan kehadirannya di tengah masyarakat. Pasca banjir yang melanda Kabupaten Pidie Jaya, jajaran Polres Pidie Jaya bersama masyarakat bergerak cepat melaksanakan gotong royong membersihkan fasilitas pendidikan, guna memastikan proses belajar mengajar dapat segera kembali berjalan normal.

Aksi kemanusiaan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 10 Januari 2026, dengan sasaran Sekolah Dasar Negeri (SDN) 8 Meureudu, Gampong Mesjid Tuha, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, yang sebelumnya terdampak banjir dan endapan lumpur.

Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, melalui Kasi Humas Polres Pidie Jaya AKP Mahruzar Hariadi, menyampaikan bahwa pemulihan fasilitas sekolah menjadi prioritas utama karena berkaitan langsung dengan hak anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang layak.

“Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga bertanggung jawab memastikan masyarakat, khususnya anak-anak, dapat segera kembali menjalani aktivitasnya. Pembersihan sekolah ini adalah bagian dari upaya percepatan pemulihan pasca bencana,” tegas AKP Mahruzar.

Kegiatan gotong royong tersebut dipimpin langsung oleh Kabag SDM Polres Pidie Jaya AKP Mahyuddin dan melibatkan personel lintas fungsi, di antaranya Kasat Lantas AKP Fefy Yunitasari, Kasat Samapta Iptu Ramli, KBO Satintelkam Iptu Edi Zulkarnein, Kapolsek Meureudu AKP Mustafa, personel Polres dan Polsek Meureudu, personel BKO Brimob Polda Aceh yang tergabung dalam Operasi Aman Nusa II, serta dewan guru dan masyarakat setempat.

Untuk mempercepat pembersihan, Polri mengerahkan Armoured Water Cannon (AWC) guna menyuplai air bertekanan tinggi, didukung mobil pemadam kebakaran milik pemerintah daerah, serta peralatan manual seperti gerobak pengangkut sampah, sekop, dan cangkul. Lumpur dan sisa material banjir dibersihkan dari ruang kelas, halaman sekolah, hingga fasilitas penunjang lainnya.

Menurut AKP Mahruzar, sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pemulihan pasca bencana, sekaligus upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polres Pidie Jaya.

“Gotong royong ini mencerminkan semangat kebersamaan dan kehadiran negara melalui Polri, agar masyarakat dapat bangkit lebih cepat dan aktivitas pendidikan tidak terhenti akibat bencana,” pungkasnya.
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Negara Hadir di Tengah Bencana, Polres Pidie Jaya dan Warga Bersatu Pulihkan Sekolah Terdampak Banjir

Terkini

Iklan Parlemen