Meureudu – Kepolisian Resor (Polres) Pidie Jaya melaksanakan kegiatan Pemulihan Pasca Bencana melalui Gotong Royong bersama Polri dan masyarakat di wilayah hukum Polres Pidie Jaya, tepatnya di Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, pada Senin 12 Januari 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian dan keseriusan Polri dalam membantu percepatan pemulihan pasca bencana banjir, khususnya pada fasilitas umum yang terdampak, serta sebagai upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, melalui Kasi Humas Polres Pidie Jaya AKP Mahruzar Hariadi, menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong tersebut diikuti oleh Kapolres Pidie Jaya beserta pejabat utama dan personel gabungan.
“Adapun yang turut serta dalam kegiatan tersebut antara lain Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, Kasat Lantas Polres Pidie Jaya AKP Fevy Yunitasari, Kasat Intelkam Polres Pidie Jaya AKP Rusdiono, Kasi Humas Polres Pidie Jaya AKP Mahruzar Hariadi, Danki Brimob Polda Aceh Iptu Hailul Saputra, Kapolsek Meurah Dua Iptu Jailani, KBO Sat Binmas Polres Pidie Jaya Ipda Hasanuddin, personel Polres Pidie Jaya, personel Polsek Meurah Dua, serta personel Brimob Polda Aceh,” jelasnya.
Lebih lanjut AKP Mahruzar Hariadi menjelaskan bahwa lokasi sasaran kegiatan gotong royong pemulihan pasca bencana meliputi wilayah hukum Polsek Meurah Dua, dengan fokus kegiatan pada pembersihan fasilitas umum Polindes Gampong Meunasah Mancang, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polri bersama masyarakat melakukan pembersihan lumpur dan sisa material banjir di dalam ruangan, garasi, kamar pelayanan, serta lingkungan sekitar Polindes, sehingga fasilitas kesehatan tersebut dapat segera difungsikan kembali untuk melayani masyarakat.
Kasi Humas menambahkan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam membantu pemulihan pasca bencana, sekaligus mempererat sinergi antara Polri dan masyarakat.
“Diharapkan melalui kegiatan ini, proses pemulihan pasca bencana dapat berjalan lebih cepat dan aktivitas pelayanan publik dapat kembali normal,” tutupnya.