Iklan Parlemen

terkini

TNI AD Operasionalkan Empat Armada Water Treatment, Penuhi Air Siap Konsumsi bagi Warga Terdampak Banjir Pidie Jaya

Senin, 26 Januari 2026, 16.20 WIB Last Updated 2026-01-26T09:20:53Z

Pidie Jaya — TNI Angkatan Darat (TNI AD) terus menunjukkan komitmennya dalam penanganan dampak bencana banjir di Kabupaten Pidie Jaya. Melalui Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal), TNI AD mengoperasionalkan empat armada Water Treatment untuk memenuhi kebutuhan air bersih siap konsumsi bagi masyarakat terdampak, Senin (26/01/2026).

Komandan Kodim 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., menjelaskan bahwa keempat mobil Water Treatment tersebut beroperasi setiap hari, menyuplai air bersih ke posko-posko pengungsian serta berkeliling langsung ke desa-desa yang terdampak banjir.

“Empat unit mobil Water Treatment ini terus kami operasionalkan secara maksimal. Dua unit merupakan bantuan dari TNI AD dan dua unit lagi bantuan dari Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia (Kemenko Polkam RI),” ungkap Dandim.

Menurutnya, pendistribusian air bersih siap konsumsi ini difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga pasca banjir, mengingat banyak sumber air bersih dan sarana pendukung yang rusak atau tercemar akibat genangan banjir.

Lebih lanjut, Letkol Inf Abdul Hadi menambahkan bahwa keempat unit mobil Water Treatment tersebut dioperasikan oleh prajurit TNI dari Yonif Zipur 16/DA yang bersinergi dengan Babinsa Kodim 0102/Pidie. Kolaborasi ini dilakukan guna memastikan proses pengolahan air hingga pendistribusiannya berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran.

“Langkah ini merupakan bentuk keseriusan TNI juga sejalan dengan arahan Danrem 011/LW Kolonel Inf Ali Imran,bahwa seluruh prajurit jajaran korem 011/Lilawangsa  harus dapat menjadi solusi dalam mengatasi kesulitan masyarakat,termasuk dalam membantu masyarakat terdampak serta mendukung pemerintah daerah dalam penanggulangan bencana,” tegasnya.

"Sebaik baik manusia yaitu yang dapat memberikan manfaat bagi orang lain dalam bentuk dan situasi apapun" berikut ucap Dandim 0102/Pidie yang mengutip dari arahan Danrem 011/Lilawangsa 

Ia menegaskan bahwa kehadiran negara di tengah masyarakat terdampak bencana harus nyata dan menyentuh kebutuhan mendasar warga.
“Negara harus hadir untuk rakyat, tidak hanya melalui bantuan logistik, pembersihan lingkungan, fasilitas umum, sarana pendidikan dan kesehatan, maupun perbaikan akses yang rusak, tetapi juga dalam pemenuhan kebutuhan paling mendasar seperti air bersih siap konsumsi,” ujar Dandim Pidie

Pantauan di lapangan menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap kehadiran armada Water Treatment tersebut. Warga tampak tertib mengantre dengan membawa jerigen, galon, dan berbagai wadah penampung air untuk mendapatkan air bersih.

Salah seorang warga Desa Meunasah Balek, Kecamatan Meureudu, Usman, mengaku sangat terbantu dengan layanan air bersih yang disediakan TNI. Ia mengatakan bahwa pasca banjir, akses terhadap air bersih layak konsumsi menjadi sangat terbatas.

“Alhamdulillah, dengan adanya mobil RO dari TNI ini kami sangat terbantu. Air bersih, apalagi yang siap diminum, sangat sulit kami dapatkan setelah banjir,” ungkap Usman.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah dan TNI atas kepedulian yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Terima kasih kepada Bapak Presiden dan TNI yang telah membantu kami menyediakan dan mengantar air bersih langsung ke desa. Manfaatnya benar-benar kami rasakan,” tuturnya.

Upaya penyediaan air bersih ini akan terus dilakukan hingga kondisi di wilayah terdampak banjir sepenuhnya pulih. Langkah tersebut menjadi bagian dari kontribusi nyata TNI dalam tanggap darurat serta pemulihan pasca bencana banjir di Kabupaten Pidie Jaya.
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • TNI AD Operasionalkan Empat Armada Water Treatment, Penuhi Air Siap Konsumsi bagi Warga Terdampak Banjir Pidie Jaya

Terkini

Iklan Parlemen