Iklan Parlemen

terkini

MPLS SMK Muhammadiyah Aceh Diisi Sosialisasi Anti Narkoba oleh BNN

Jumat, 17 Juli 2026, 16.40 WIB Last Updated 2026-07-17T09:40:34Z

Doc. Istimewa 

BANDA ACEH – Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Muhammadiyah Aceh diisi dengan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba yang menghadirkan narasumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Banda Aceh


Kegiatan ini bertujuan membekali peserta didik baru dengan pemahaman tentang bahaya narkotika sekaligus membangun komitmen untuk menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dari penyalahgunaan narkoba.


Dalam sosialisasi tersebut, para siswa diberikan edukasi mengenai jenis-jenis narkoba, dampak buruk terhadap kesehatan, ancaman hukum bagi pelaku penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika, serta pentingnya menjaga pergaulan agar tidak terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba. Edukasi sejak dini dinilai menjadi langkah strategis dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkotika.


Kepala SMK Muhammadiyah Aceh, Muzadi, S.Pd.I, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada BNN yang telah memberikan pembekalan kepada para peserta didik baru. 


Menurutnya, kegiatan tersebut sangat penting sebagai bagian dari pembentukan karakter siswa sejak awal memasuki dunia sekolah.


"Kami berharap seluruh peserta didik SMK Muhammadiyah Aceh mampu menjadi generasi yang berprestasi, berakhlak mulia, serta memiliki komitmen kuat untuk mengatakan tidak terhadap narkoba. 


Sekolah harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika," ujar Muzadi.


Sementara itu, perwakilan BNN mengajak seluruh siswa untuk berani menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba serta menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat. 


Para siswa juga diimbau untuk segera melaporkan kepada guru atau pihak berwenang apabila mengetahui adanya indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar.


Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta MPLS tidak hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga memiliki kesadaran dan tanggung jawab dalam menjaga diri dari bahaya narkoba. 


Sinergi antara sekolah, orang tua, dan BNN diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang sehat, berkarakter, dan siap meraih prestasi demi masa depan bangsa.


Dalam kesempatan tersebut, Kepala BNN Kota Banda Aceh, Kombes Pol. Riki Kurniawan, S.I.K., M.H., yang diwakili oleh Penyuluh Narkoba Ahli Muda Efrar Khalid Hanas, S.Psi., bersama Nasrol, SKM., MKM., menyampaikan bahwa penyalahgunaan narkoba masih menjadi ancaman serius bagi generasi muda. 


Karena itu, edukasi kepada pelajar harus dilakukan secara berkelanjutan sebagai langkah pencegahan sejak dini.


Efrar Khalid Hanas menegaskan bahwa pelajar merupakan aset bangsa yang harus dijaga dari pengaruh narkotika. 


Ia mengajak seluruh siswa SMK Muhammadiyah Aceh untuk berani mengatakan "tidak" terhadap narkoba, memilih lingkungan pergaulan yang positif, serta mengisi masa muda dengan kegiatan yang bermanfaat dan berprestasi.


"Melalui kegiatan sosialisasi ini, kami berharap para siswa memahami berbagai jenis narkoba, dampak buruk yang ditimbulkan, serta konsekuensi hukum bagi penyalahguna maupun pengedar. 


Jadilah generasi yang sehat, cerdas, dan mampu menjadi pelopor dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat," ujar Efrar.


Menurutnya, membangun kesadaran sejak usia sekolah merupakan investasi penting untuk menciptakan generasi emas Indonesia yang bebas dari narkoba.****

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • MPLS SMK Muhammadiyah Aceh Diisi Sosialisasi Anti Narkoba oleh BNN

Terkini

Iklan Parlemen