Iklan Parlemen

terkini

Secuil Nasi, Sejuta Makna: Jumat Berkah Polres Pidie Jaya Menyapa Warga di Tengah Kesibukan

Jumat, 28 Agustus 2026, 17.25 WIB Last Updated 2026-08-28T10:25:35Z
Foto: Istimewa


MEUREUDU — Matahari mulai meninggi di kawasan Gampong Pulo U, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Jumat (28/8/2026). Arus kendaraan melintas seperti biasa. Sebagian warga baru saja menunaikan ibadah Jumat, sementara pengguna jalan terus bergerak mengejar tujuan masing-masing.

Namun, menjelang tengah hari, ada pemandangan yang berbeda di depan Masjid Al Ishlah Beuriweuh.

Sejumlah personel Polres Pidie Jaya berdiri membawa puluhan paket makanan. Bukan untuk sebuah seremoni besar. Tidak ada panggung, spanduk berukuran besar, ataupun acara yang dibuat meriah.

Hanya ada makanan yang dibagikan kepada masyarakat dan pengguna jalan.

Sebanyak 50 paket makan siang dibagikan dalam kegiatan Jumat Berkah Polres Pidie Jaya sekitar pukul 11.00 WIB. Satu per satu paket diserahkan langsung kepada warga yang melintas.

Sederhana, tetapi menyimpan pesan yang jauh lebih besar dari sekadar seporsi makanan.

Di tengah rutinitas dan kesibukan masyarakat, kehadiran polisi kali ini hadir dalam bentuk yang begitu dekat dengan kehidupan sehari-hari: berbagi dan menyapa.

Kapolres Pidie Jaya AKBP Tendri Wardi, S.Pt., S.I.K., M.H., melalui kegiatan tersebut kembali menunjukkan bahwa kepedulian sosial dapat dimulai dari hal-hal sederhana.

Senyum, sapaan, dan sebuah paket makanan mungkin terlihat kecil. Namun bagi seseorang yang sedang dalam perjalanan, seorang pekerja yang belum sempat makan, atau warga yang membutuhkan, perhatian sederhana itu bisa menjadi sesuatu yang berarti.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kabag Ops Polres Pidie Jaya Kompol Chairil Anshar, S.Sos., S.H., M.H., Kabag SDM AKP Mahyuddin, S.H., M.M., Kaurbinopsnal Sat Binmas Ipda Hasanuddin, S.Pd.I., serta sejumlah personel Polres Pidie Jaya.

Mereka tidak sekadar berdiri membagikan makanan. Interaksi singkat dengan masyarakat menjadi bagian penting dari kegiatan tersebut.

Ada tangan yang menerima. Ada senyum yang terbalas. Ada sapaan yang mungkin hanya berlangsung beberapa detik, tetapi mampu mencairkan jarak antara aparat dan masyarakat.

Ketika Polisi Hadir Tanpa Seragam yang Menakutkan

Selama ini, polisi kerap hadir dalam situasi ketika masyarakat menghadapi persoalan—mengatur lalu lintas, menjaga keamanan, menangani perkara, hingga melakukan penegakan hukum.

Namun Jumat Berkah menghadirkan wajah lain dari kepolisian.

Polisi hadir bukan untuk menegur, bukan untuk memeriksa, dan bukan pula untuk menangani pelanggaran.

Mereka hadir untuk berbagi.

Inilah yang membuat kegiatan sederhana tersebut memiliki makna tersendiri. Kehadiran Polri dibangun bukan hanya melalui tugas dan kewenangan, tetapi juga melalui hubungan kemanusiaan.

Bagi Polres Pidie Jaya, Jumat Berkah menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat.

Sebab keamanan dan ketertiban tidak hanya lahir dari aturan. Ia juga tumbuh dari rasa saling percaya.

Dan rasa percaya sering kali dimulai dari hal sederhana—sebuah sapaan, sebuah senyuman, atau bahkan sebuah paket makan siang yang diberikan dengan tulus.

Berbagi yang Tak Berhenti pada Makanan

Sekitar pukul 11.30 WIB, rangkaian kegiatan berakhir. Paket makanan telah berpindah tangan. Personel kembali melanjutkan tugasnya.

Tetapi pesan dari kegiatan itu diharapkan tetap tinggal di tengah masyarakat.

Jumat Berkah bukan semata tentang berapa banyak paket makanan yang dibagikan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi simbol bahwa kepedulian dapat hadir di mana saja dan melalui siapa saja.

Bagi masyarakat yang menerima, mungkin yang tersisa hanyalah makanan yang kemudian dinikmati bersama keluarga atau disantap dalam perjalanan.

Namun bagi institusi kepolisian, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa melayani masyarakat tidak selalu harus melalui tindakan besar.

Kadang, pelayanan itu cukup dimulai dengan hadir.

Menyapa.

Mendengar.

Berbagi.

Dan menunjukkan bahwa di balik seragam kepolisian, ada manusia yang juga ingin melihat masyarakatnya tersenyum.

Jumat Berkah Polres Pidie Jaya pun selesai dalam suasana aman, tertib, dan kondusif.

Tetapi di jalan depan Masjid Al Ishlah Beuriweuh, 50 paket makanan telah meninggalkan cerita kecil: bahwa kepedulian yang sederhana pun mampu menghadirkan kehangatan di tengah masyarakat. []


Editor  :  Redaksi
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Secuil Nasi, Sejuta Makna: Jumat Berkah Polres Pidie Jaya Menyapa Warga di Tengah Kesibukan

Terkini

Iklan Parlemen