PIDIE – Pengamanan rangkaian peringatan Uroe Lahè Pidie ke-515 diperkuat. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pidie bersama personel TNI dan Polri menggelar apel pagi gabungan sebelum diterjunkan mengamankan pawai, Sabtu (19/9/2026).
Apel tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh personel memahami pembagian tugas, posisi pengamanan, serta jalur yang akan dilalui peserta pawai.
Usai apel, personel gabungan langsung bergerak menuju sejumlah titik yang telah ditentukan. Mereka ditempatkan di sepanjang jalur pawai dan lokasi yang dinilai membutuhkan pengamanan untuk mengantisipasi kepadatan sekaligus menjaga ketertiban masyarakat.
Pawai yang melibatkan masyarakat dan peserta dari berbagai unsur kemudian berlangsung dengan pengawalan personel gabungan. Selain menjaga keamanan, petugas juga membantu mengatur situasi di sekitar jalur pawai agar pergerakan peserta maupun masyarakat dapat berjalan tertib dan lancar.
Kepala Satpol PP Kabupaten Pidie, Farizal, A.P., M.A.P., mengatakan keterlibatan pihaknya merupakan bagian dari dukungan terhadap kegiatan pemerintah daerah, terutama agenda yang melibatkan masyarakat dalam jumlah besar.
“Kalau kami mengamankan hari ini, pasti kegiatan pemerintah daerah yang melibatkan kami. Untuk hari ini, kami ditugaskan mengamankan jalannya pawai. Semua personel yang terlibat sudah ditugaskan,” ujar Farizal.
Menurutnya, pengamanan dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan TNI, Polri, Satpol PP, serta unsur terkait lainnya. Penempatan personel dilakukan berdasarkan pembagian tugas dan kondisi di lapangan.
Pengamanan juga tidak berhenti setelah peserta pawai menyelesaikan rute. Personel gabungan tetap bersiaga karena rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kenduri rakyat berupa kenduri Maulid.
Kenduri tersebut direncanakan mulai didistribusikan kepada masyarakat setelah salat Zuhur. Karena itu, pengamanan tetap dilakukan untuk memastikan proses pembagian kepada masyarakat berlangsung tertib.
Peringatan Uroe Lahè Pidie ke-515 tahun ini mengusung tema “Meutaloe Wareh, Pidie Meuharekat”. Momentum tersebut tidak hanya menjadi perayaan hari jadi daerah, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperkuat kebersamaan melalui berbagai rangkaian kegiatan.
Dengan dukungan pengamanan lintas unsur, seluruh rangkaian kegiatan diharapkan dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga selesai. []
Editor : Wahyu