Iklan Parlemen

terkini

Jelang HUT ke-81 TNI, Kodim 0102/Pidie Tanam Mangrove di Pesisir Pidie Jaya, Perkuat Mitigasi Bencana dan Jaga Ekosistem

Selasa, 08 September 2026, 13.46 WIB Last Updated 2026-09-08T06:46:38Z
Foto: Istimewa


Pidie Jaya – Upaya menjaga pesisir dari ancaman abrasi sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan terhadap bencana dilakukan Kodim 0102/Pidie bersama pemerintah daerah, Polri, Persit KCK Cabang XIX Dim 0102/Pidie, mahasiswa, nelayan, kelompok tani dan masyarakat melalui aksi penanaman sejuta pohon di kawasan pesisir Pantai Kuala Pasi Aron, Kecamatan Jangka Buya, Kabupaten Pidie Jaya, Selasa (08/09/2026).

Kegiatan yang dipimpin Perwira Penghubung (Pabung) Pidie Jaya Kodim 0102/Pidie Mayor Inf Ruslan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI Tahun 2026. Namun, gerakan ini tidak berhenti pada seremoni penanaman. Di balik setiap bibit yang ditanam, terdapat upaya memulihkan fungsi lingkungan dan memperkuat perlindungan alami kawasan pesisir yang memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat.

Mangrove dipilih karena memiliki fungsi strategis bagi wilayah pesisir. Vegetasi ini dapat membantu mengurangi dampak gelombang dan abrasi, menjadi tempat hidup berbagai biota, menjaga keseimbangan ekosistem serta mendukung keberlanjutan sumber daya pesisir yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

Terlebih, kawasan tersebut merupakan wilayah yang pernah terdampak bencana hidrometeorologi. Karena itu, penghijauan menjadi salah satu langkah preventif untuk memperkuat ketahanan lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa mitigasi bencana tidak hanya dilakukan ketika bencana terjadi, tetapi harus dipersiapkan jauh sebelumnya.

Aksi tersebut menjadi gambaran nyata sinergi lintas sektor. Pemerintah daerah, TNI-Polri, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pidie, jajaran Koramil Kodim 0102/Pidie, unsur Kecamatan Jangka Buya, mahasiswa, nelayan, kelompok tani dan masyarakat turun bersama dalam satu gerakan menjaga lingkungan.

Mewakili Dandim 0102/Pidie, Mayor Inf Ruslan mengatakan, aksi penanaman sejuta pohon merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi lingkungan sekaligus langkah bersama untuk memperkuat mitigasi bencana.

“Aksi menanam sejuta pohon ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI. Ini merupakan wujud kepedulian TNI bersama seluruh komponen masyarakat untuk menjaga lingkungan dan melakukan langkah preventif, terutama di wilayah yang terdampak bencana hidrometeorologi pada tahun lalu,” ujar Mayor Inf Ruslan.

Menurutnya, keberadaan mangrove di kawasan pesisir tidak hanya berbicara mengenai penghijauan, tetapi juga menyangkut perlindungan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.

“Mangrove kita pilih karena memiliki fungsi penting dalam memperkuat wilayah pesisir, mengurangi dampak abrasi dan gelombang, menjaga keseimbangan ekosistem serta membantu memulihkan fungsi lingkungan. Ini merupakan investasi jangka panjang untuk melindungi wilayah dan masyarakat,” jelasnya.

Ia menegaskan, gerakan penghijauan tidak boleh berhenti ketika bibit selesai ditanam. Tantangan berikutnya adalah memastikan tanaman dapat bertahan, tumbuh dan berkembang hingga memberikan manfaat nyata.

“Yang kita tanam hari ini harus kita rawat. Jangan sampai kegiatan penghijauan hanya berhenti pada penanaman, tetapi harus ada kepedulian bersama agar pohon-pohon ini tumbuh dan memberikan manfaat bagi lingkungan serta masyarakat,” tegasnya.

Selain mangrove, Kodim 0102/Pidie juga mendorong penghijauan melalui penanaman berbagai jenis pohon keras dan produktif di wilayah jajaran Koramil. Di antaranya mangga, rambutan, jengkol, kelapa dan jambu.

Pemilihan tanaman produktif tersebut diarahkan agar gerakan penghijauan tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga membuka peluang manfaat ekonomi bagi masyarakat. Jika dirawat dan dikembangkan secara berkelanjutan, tanaman produktif dapat menjadi sumber pangan sekaligus memiliki nilai ekonomi dalam jangka panjang.

Dengan demikian, gerakan menanam pohon diarahkan untuk memberikan manfaat berlapis: memperbaiki lingkungan, memperkuat ketahanan terhadap bencana, menjaga sumber daya alam dan mendukung kesejahteraan masyarakat.

Mayor Inf Ruslan menilai keberhasilan program penghijauan tidak semata-mata diukur dari jumlah bibit yang ditanam.

“Ukuran keberhasilan bukan hanya berapa banyak pohon yang kita tanam hari ini, tetapi berapa banyak yang bisa tumbuh dan memberikan manfaat beberapa tahun ke depan. Karena itu, pemeliharaan menjadi tanggung jawab kita bersama,” ungkapnya.

Ia berharap aksi tersebut mampu menjadi edukasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk membangun kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.

“Apa yang kita tanam hari ini mungkin belum langsung kita rasakan manfaatnya. Tetapi kelak, pohon-pohon ini akan menjadi pelindung lingkungan dan warisan bagi anak cucu kita. Inilah bentuk kepedulian yang manfaatnya akan dirasakan oleh generasi berikutnya,” pungkasnya.

Melalui gerakan tersebut, Kodim 0102/Pidie tidak hanya mendorong penanaman pohon, tetapi juga membangun gerakan bersama untuk merawat lingkungan. Sebab, menjaga pesisir dan mencegah dampak bencana bukan pekerjaan sesaat, melainkan investasi jangka panjang yang membutuhkan konsistensi, kepedulian dan gotong royong seluruh elemen masyarakat. []
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Jelang HUT ke-81 TNI, Kodim 0102/Pidie Tanam Mangrove di Pesisir Pidie Jaya, Perkuat Mitigasi Bencana dan Jaga Ekosistem

Terkini

Iklan Parlemen