Iklan Parlemen

terkini

Kapolsek Bandar Baru Perketat Pengawasan Dapur MBG

Kamis, 24 September 2026, 22.18 WIB Last Updated 2026-09-24T15:18:22Z
dok. Istimewa


PIDIE JAYA — Kepolisian memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah hukum Polsek Bandar Baru, Pidie Jaya. Pengawasan dilakukan langsung di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sigupay Maju Nusantara, Kamis (24/9/2026) pagi.

Kapolsek Bandar Baru IPTU Teuku Anshari, S.E., turun langsung melakukan pemeriksaan untuk memastikan seluruh proses penyediaan makanan bagi siswa berjalan sesuai standar kebersihan, keamanan pangan dan ketentuan pelaksanaan MBG.

Pengawasan yang dimulai sekitar pukul 06.30 WIB itu tidak hanya menyasar kondisi makanan yang sudah siap dibagikan. Polisi memeriksa rantai proses MBG secara menyeluruh, mulai dari bahan baku, penyimpanan, pengolahan, pemorsian, pengemasan hingga kesiapan kendaraan distribusi.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan kepolisian agar makanan yang diterima siswa benar-benar dalam kondisi layak, aman dan memenuhi standar higienis.

Kapolsek Bandar Baru, memastikan pengawasan terhadap dapur SPPG menjadi bagian penting dalam menjaga pelaksanaan program pemerintah tersebut tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Dalam pemeriksaan, IPTU Anshari mengecek langsung bahan baku yang digunakan, seperti daging, sayuran, buah dan beras. Bahan makanan yang diperiksa ditemukan dalam kondisi segar dan disimpan sesuai ketentuan.

Polisi juga memastikan adanya pemisahan antara tempat penyimpanan bahan mentah dengan area pemorsian makanan matang. Aspek ini menjadi perhatian karena berkaitan langsung dengan kebersihan dan keamanan makanan.

Pengawasan kemudian dilanjutkan ke area pengolahan. Petugas dapur diperiksa kepatuhannya dalam menggunakan alat pelindung diri (APD), seperti celemek, masker, sarung tangan dan penutup kepala.

Kondisi peralatan memasak serta sanitasi lingkungan dapur turut diperiksa. Polisi juga melihat langsung proses penyusunan menu yang terdiri dari karbohidrat, protein, sayuran dan buah.

Pada tahap pemorsian, pengemasan diperiksa agar dilakukan secara rapi dengan porsi yang disesuaikan berdasarkan jenjang pendidikan penerima manfaat.

Pengawasan kepolisian juga menyentuh tahap distribusi. Kendaraan pengangkut makanan diperiksa untuk memastikan kebersihan dan perlindungannya dari debu maupun cuaca. Pengaturan jadwal keberangkatan armada turut menjadi perhatian agar makanan tiba di sekolah sebelum waktu istirahat siswa.

IPTU Anshari menegaskan pengelola SPPG harus konsisten menjaga standar higienitas dan sanitasi. Setiap tahapan, menurutnya, perlu dilakukan secara disiplin karena makanan tersebut dikonsumsi oleh para siswa.

Pengelola juga diminta melakukan pencatatan sampel makanan setiap hari sebagai bagian dari dokumentasi dan kebutuhan pemeriksaan maupun audit kelayakan.

“Apabila ditemukan kendala teknis maupun indikasi masalah terkait kualitas makanan, pihak dapur dan sekolah agar segera berkoordinasi dengan jajaran kepolisian melalui Kanit Intel, Kanit Binmas maupun Bhabinkamtibmas,” ujar Anshari.

Pesan tersebut sekaligus menegaskan bahwa pengawasan tidak berhenti pada pemeriksaan dapur, tetapi membuka ruang koordinasi antara pengelola SPPG, sekolah dan kepolisian apabila ditemukan persoalan selama pelaksanaan MBG. []


Kontributor  :   Irza
Editor           :   Wahyu
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Kapolsek Bandar Baru Perketat Pengawasan Dapur MBG

Terkini

Iklan Parlemen