Iklan Parlemen

terkini

Ahmad Marzuki Pimpin ISSI Pidie 2026–2030, Regenerasi Atlet Jadi Tantangan Baru

Senin, 19 Oktober 2026, 18.10 WIB Last Updated 2026-10-19T11:12:06Z
dok. Istimewa


SIGLI – Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kabupaten Pidie memasuki babak baru kepemimpinan. Ahmad Marzuki Nasution terpilih secara aklamasi sebagai ketua untuk periode 2026–2030 melalui Musyawarah Kabupaten (Mukab) II yang berlangsung di Kantor KONI Pidie, Minggu (10/10/2026).

Terpilihnya Ahmad Marzuki bukan sekadar pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi momentum untuk menjaga tradisi prestasi balap sepeda Pidie sekaligus memperkuat regenerasi atlet guna menghadapi persaingan olahraga yang semakin ketat.

Mukab II tersebut dihadiri perwakilan komunitas sepeda di Kabupaten Pidie. Forum ini menjadi ruang konsolidasi untuk melanjutkan pembinaan atlet serta merumuskan langkah pengembangan organisasi ke depan.

Ketua KONI Pidie, Muhammad, yang juga merupakan ketua demisioner ISSI Pidie, menyebut cabang olahraga balap sepeda telah menorehkan catatan membanggakan dalam lima tahun terakhir.

Salah satu pencapaian penting adalah keberhasilan ISSI Pidie menjadi juara umum perolehan medali cabang balap sepeda pada Pekan Olahraga Aceh (PORA) 2022. Selain itu, atlet-atlet Pidie juga mencatatkan prestasi dalam berbagai kejuaraan tingkat daerah maupun nasional.

“Komitmen atlet ISSI Pidie terus memberikan torehan prestasi yang menggembirakan,” kata Muhammad.

Ia berharap kepengurusan baru tidak hanya mampu mempertahankan pencapaian yang telah diraih, tetapi juga memperluas penjaringan atlet muda dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pidie.

Menurutnya, keberhasilan mempertahankan prestasi membutuhkan pembinaan yang berkesinambungan, proses regenerasi yang terarah, serta dukungan dari berbagai pihak. Dengan demikian, Pidie diharapkan mampu melahirkan atlet balap sepeda yang kompetitif dan siap bersaing di level yang lebih tinggi.

Sementara itu, Ahmad Marzuki Nasution menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan komunitas sepeda untuk memimpin ISSI Pidie selama empat tahun ke depan.

Ia menegaskan bahwa membangun prestasi balap sepeda tidak dapat dilakukan oleh pengurus semata. Diperlukan keterlibatan komunitas, atlet, pelatih, serta dukungan para pemangku kepentingan agar pembinaan berjalan maksimal.

“ISSI Pidie telah memiliki nama besar. Mari bersama-sama melanjutkan prestasi dan mengharumkan nama Pidie di kancah olahraga yang lebih besar,” ujarnya.

Kepemimpinan baru ISSI Pidie periode 2026–2030 kini dihadapkan pada tantangan untuk menjaga capaian yang telah dirintis sekaligus menyiapkan atlet-atlet penerus.

Dengan modal prestasi pada PORA 2022, ISSI Pidie diharapkan mampu memperkuat sistem pembinaan, memperluas pencarian talenta muda, dan menjaga konsistensi prestasi balap sepeda di tingkat Aceh maupun nasional.

Pergantian kepemimpinan ini pun menjadi kesempatan untuk membuktikan bahwa prestasi tidak berhenti pada keberhasilan masa lalu, melainkan harus terus dilanjutkan melalui kerja nyata dan pembinaan yang terukur. [*]


Editor  :  Wahyu
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Ahmad Marzuki Pimpin ISSI Pidie 2026–2030, Regenerasi Atlet Jadi Tantangan Baru

Terkini

Iklan Parlemen