Pidie Jaya – Komandan Distrik Militer (Dandim) 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., bersama Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi, M.A., S.Sos., M.E., meninjau jembatan putus akibat banjir sekaligus menyalurkan bantuan kepada warga dan alat tulis untuk manak anak terdampak bencana banjir di Desa Lhok Sandeng, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Senin (05/01/2026).
Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung tingkat kerusakan infrastruktur akibat banjir, khususnya (jembatan yang menjadi akses vital bagi aktivitas masyarakat, serta memastikan kondisi warga yang masih mengungsi pasca bencana. Di sela peninjauan, rombongan juga menyerahkan bantuan kemanusiaan berupa sembako, perlengkapan alat tulis, serta mainan dan makanan ringan bagi anak-anak korban banjir.
Kegiatan ini turut didampingi Pabung Pidie Jaya Mayor Ruslan bersama para Perwira Staf Kodim 0102/Pidie, antara lain Pasi Intel, Pasi Ops, Pasi Log, dan Pasi Ter Kodim 0102/Pidie.
Adapun bantuan yang disalurkan kepada warga terdampak dan anak-anak di pengungsian meliputi beras, mie instan, tas sekolah, perlengkapan alat tulis, serta mainan edukatif dan makanan ringan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus memberikan dukungan psikologis, khususnya bagi anak-anak yang terdampak bencana.
Dandim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi menyampaikan bahwa peninjauan serta penyaluran bantuan sembako dan alat tulis kepada anak anak yang masih di pengungsian, ini merupakan wujud kepedulian TNI bersama pemerintah daerah terhadap kondisi sosial masyarakat pasca banjir.
Ia menegaskan bahwa penanganan pasca bencana tidak hanya berfokus pada bantuan darurat, tetapi juga pada upaya percepatan pemulihan kehidupan masyarakat.
“Penanggulangan pasca bencana sangat membutuhkan koordinasi lintas instansi dan dinas terkait, agar pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat dapat berjalan lebih cepat, termasuk perbaikan fasilitas umum yang terdampak,” ujar Dandim di lokasi pengungsian.
Sementara itu, Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi menegaskan komitmen pemerintah daerah senantiasa bersinergi dengan semua pihak termasuk TNI untuk segera menindaklanjuti perbaikan infrastruktur yang rusak akibat banjir, terutama jembatan dan sarana air bersih, guna mendukung kembali aktivitas masyarakat pasca bencana.
Saat ini, pemerintah daerah bersama TNI dan instansi terkait terus melakukan pendataan kerusakan serta kebutuhan mendesak masyarakat sebagai dasar percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak banjir di Kabupaten Pidie Jaya.