Meureudu — Staf Ahli Penasihat Khusus Presiden Republik Indonesia, H.M. Joni Irawan Samekto, meninjau langsung lokasi terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Pidie Jaya, sebagai bentuk perhatian dan komitmen pemerintah pusat dalam memastikan penanganan bencana berjalan optimal, Kamis, 8 Januari 2026.
H.M. Joni Irawan Samekto merupakan staf ahli Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional, Dudung Abdurachman, yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Kebijakan Industri Pertahanan. Kedatangannya disambut Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu dan Bupati Pidie Jaya H. Sibral Makasyi.
Kegiatan ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat dan wilayah terdampak, sekaligus memastikan langkah-langkah penanganan darurat serta proses pemulihan pascabencana berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.
“Rombongan tiba di Pidie Jaya menggunakan Helikopter AW 169 milik Polri. Selanjutnya, rombongan meninjau sejumlah gampong terdampak bencana, di antaranya Gampong Blang Awe, Kecamatan Meureudu, serta beberapa gampong di Kecamatan Meurah Dua, seperti Dayah Kruet, Meunasah Mancang, Pante Beureune, dan Meunasah Jurong,” ujar Kapolres Pidie Jaya melalui Kasi Humas AKP Mahruzar Hariadi, usai kegiatan berlangsung.
Selain permukiman warga, rombongan juga meninjau area persawahan di Gampong Beuringen, Kecamatan Meurah Dua, yang turut terdampak banjir. Peninjauan ini dilakukan untuk memperoleh gambaran menyeluruh terkait dampak bencana terhadap sektor pertanian dan ketahanan ekonomi masyarakat.
Staf Ahli Penasihat Khusus Presiden bersama rombongan juga melakukan koordinasi dan dialog dengan Bupati Pidie Jaya serta Forkopimda. Hal itu untuk membahas langkah-langkah strategis penanganan lanjutan, termasuk pemulihan infrastruktur, rehabilitasi lahan pertanian, dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.
“Kehadiran Staf Ahli Penasihat Khusus Presiden bersama Polri dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen pemerintah pusat dan daerah untuk bersinergi dalam memastikan keamanan, kelancaran penanganan, serta percepatan pemulihan pascabencana di Kabupaten Pidie Jaya,” kata AKP Mahruzar.
Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam perumusan kebijakan serta langkah mitigasi bencana ke depan, sekaligus mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat yang terdampak bencana di Kabupaten Pidie Jaya.