Pidie Jaya — Upaya percepatan pemulihan wilayah pascabanjir di Kabupaten Pidie Jaya terus dilakukan secara intensif. Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) TNI dari Kodim 0102/Pidie, bersama Yonif TP 857/Gana Gajahsora serta Zidam Iskandar Muda, melaksanakan aksi nyata pembersihan di berbagai titik terdampak banjir di wilayah tersebut.
Selain mengerahkan personel TNI di lapangan, Satgas Gulbencal juga mengoperasikan sejumlah alat berat berupa excavator, bulldozer, serta truk angkut guna mempercepat pengangkutan lumpur, sampah, dan material sisa banjir yang menutupi fasilitas umum maupun lingkungan warga.
Dengan semangat pantang menyerah, Satgas Gulbencal memfokuskan kegiatan pada pembersihan fasilitas umum, khususnya sarana pendidikan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses belajar mengajar dapat segera kembali berjalan normal, terlebih menjelang dimulainya tahun ajaran baru.
Sejumlah sekolah menjadi prioritas, di antaranya Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pidie Jaya dan MIN 4 Pidie Jaya, yang terdampak cukup parah akibat genangan banjir. Di lokasi-lokasi tersebut, personel TNI membersihkan lumpur yang menggenangi ruang kelas, halaman sekolah, serta fasilitas penunjang lainnya. Pembersihan dilakukan secara menyeluruh agar lingkungan sekolah kembali bersih, aman, dan layak digunakan.
Komandan Kodim 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., menegaskan bahwa pemulihan sarana pendidikan menjadi perhatian serius TNI dalam pelaksanaan tugas Satgas Gulbencal.
“Dalam penanggulangan bencana, kami tidak hanya fokus pada pemulihan infrastruktur dan lingkungan, tetapi juga memastikan sarana pendidikan seperti sekolah dapat segera difungsikan kembali. Anak-anak harus bisa kembali belajar dengan aman dan nyaman, karena pendidikan adalah fondasi masa depan,” ujar Letkol Inf Abdul Hadi.
Ia menambahkan, keterlibatan Satgas Gulbencal merupakan bentuk sinergi TNI dengan pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat dalam membantu percepatan pemulihan pascabanjir.
> “Kami berharap dengan percepatan pembersihan di sekolah-sekolah, termasuk MIN 1 dan MIN 4 Pidie Jaya, kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan normal. TNI akan terus hadir dan bekerja bersama rakyat dalam setiap kondisi, termasuk saat menghadapi bencana alam,” tambahnya.
Kegiatan ini sekaligus mencerminkan komitmen TNI dalam mendukung pemerintah daerah dan masyarakat pada tahap tanggap darurat hingga pemulihan, serta memberikan dorongan moril bagi warga Pidie Jaya untuk bangkit pascabanjir.