Meureudu – Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu menghadiri kegiatan penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada masyarakat terdampak banjir bandang dan longsor di wilayah hukum Kabupaten Pidie Jaya. Bantuan tersebut merupakan bentuk kehadiran negara dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat pascabencana.
Pemerintah Pusat kembali menggelontorkan bantuan CPP ke Kabupaten Pidie Jaya, dengan total 821 ton beras yang disalurkan hingga akhir Desember 2025 untuk menopang kebutuhan pangan ribuan warga terdampak.
Penyaluran bantuan tahap ketiga tersebut dilaksanakan di Gudang Bulog Meureudu, Rabu 31 Desember 2025, dan dihadiri Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi, Kapolres Pidie Jaya, serta unsur Forkopimda dan instansi terkait lainnya sebagai bentuk sinergi dan pengawasan lintas lembaga dalam penanganan bencana.
Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu menegaskan bahwa penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah ini merupakan bukti nyata keseriusan dan komitmen Pemerintah Pusat dalam menjamin kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak bencana di Kabupaten Pidie Jaya.
“Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Pusat dalam hadir dan bertanggung jawab terhadap keselamatan serta ketahanan pangan masyarakat pascabencana. Bantuan ini bukan hanya bentuk kepedulian, tetapi langkah konkret negara dalam memastikan warga tetap mendapatkan kebutuhan dasar di tengah situasi sulit,” ujar Kapolres.
Bantuan CPP tersebut disalurkan kepada masyarakat di 155 desa terdampak selama 37 hari masa tanggap darurat, dengan alokasi 0,25 kilogram beras per jiwa per hari, guna menjaga ketahanan pangan warga yang kehilangan mata pencaharian dan akses kebutuhan dasar akibat bencana.
Secara rinci, penyaluran bantuan CPP dilakukan dalam tiga tahap, yakni tahap pertama 345 ton, tahap kedua 290 ton, dan tahap ketiga 186 ton, sehingga total keseluruhan mencapai 821 ton beras. Bantuan ini menjadi penyangga vital agar masyarakat tidak terjerumus ke dalam krisis pangan pascabencana.
Kapolres juga menegaskan bahwa Polri siap mendukung penuh pengamanan dan pengawasan distribusi bantuan, agar berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran, serta dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Kegiatan tersebut turut disaksikan Ketua DPRK Pidie Jaya, Dandim, Kajari, para camat, BPBD, Kepala Dinas Pertanian, Kabag Ekonomi, serta pihak Bulog, guna memastikan pendistribusian bantuan berjalan transparan dan akuntabel.
Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan aparat keamanan, diharapkan proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Pidie Jaya dapat berjalan optimal serta memperkuat ketahanan sosial masyarakat.