Iklan Parlemen

terkini

Hadih Maja Aceh Segera Hadir di Platform Digital Khusus, Libatkan Pakar dan Pemerintah

Senin, 16 Februari 2026, 23.00 WIB Last Updated 2026-02-17T16:06:12Z


Banda Aceh – Upaya pelestarian warisan budaya Aceh memasuki babak baru. Hadih Maja, yang selama ini dikenal sebagai khazanah kearifan lokal masyarakat Aceh, segera hadir dalam sebuah platform digital khusus yang saat ini sedang dalam tahap pengembangan. Proyek ini merupakan bagian dari program “Pelestarian Hadih Maja Aceh Melalui Digitalisasi Praktis dan Inovatif” yang didanai oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan melalui Program Pemanfaatan Hasil Kelola Dana Abadi Kebudayaan.


Pengembangan platform ini digagas oleh Dr. Syamsul Bahri, MA, guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Banda Aceh, sebagai bentuk ikhtiar menghadirkan Hadih Maja dalam format yang lebih relevan dengan perkembangan teknologi.


Dr. Syamsul menjelaskan bahwa proses pengembangan platform ini tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga melalui tahapan akademik dan partisipatif untuk memastikan keakuratan dan kualitas konten. “Dalam proses ini, kami akan menghimpun data dan pandangan dari para pakar Hadih Maja, akademisi, dan budayawan. Selain itu, kami juga akan melaksanakan forum diskusi kelompok terarah atau FGD yang melibatkan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan, agar platform ini memiliki landasan ilmiah, budaya, dan sosial yang kuat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa setelah tahap pengembangan dan pengayaan konten, platform tersebut juga akan dibuka untuk uji publik sebagai bagian dari proses penyempurnaan.


“Kami ingin memastikan platform ini benar-benar representatif dan dapat diterima oleh masyarakat. Karena itu, uji publik menjadi bagian penting sebelum platform ini digunakan secara luas,” tambahnya.


Sementara itu, pengembangan teknis platform dibantu oleh Tim yaitu Khairul Amin sebagai developer dari LaKaspia, yang juga merupakan guru MAN 2 Banda Aceh. Saat ini, aplikasi masih berada pada tahap perancangan dan pengembangan sesuai dengan konsep yang telah disusun.


Platform digital ini dirancang untuk menjadi pusat dokumentasi, pembelajaran, dan referensi Hadih Maja yang dapat diakses oleh pelajar, guru, peneliti, dan masyarakat umum.


Hadih Maja sendiri merupakan bentuk sastra lisan Aceh yang mengandung nilai-nilai pendidikan, etika, dan kebijaksanaan hidup. Namun, di tengah perkembangan zaman, eksistensinya menghadapi tantangan karena semakin jarang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.


Melalui pengembangan platform digital ini, Hadih Maja diharapkan dapat kembali hadir dalam ruang kehidupan masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari transformasi pelestarian budaya Aceh di era digital.


Proyek ini akan dilaksanakan secara bertahap, mulai dari pengembangan sistem, pengumpulan dan validasi data, pelaksanaan FGD, hingga uji publik, sebelum nantinya dapat diakses secara luas oleh masyarakat.



Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Hadih Maja Aceh Segera Hadir di Platform Digital Khusus, Libatkan Pakar dan Pemerintah

Terkini

Iklan Parlemen