Iklan Parlemen

terkini

Karya Bakti TNI: Sekolah Dibalut Merah Putih, Simbol Kebangkitan Pendidikan Pascabanjir

Kamis, 12 Februari 2026, 15.43 WIB Last Updated 2026-02-12T08:43:32Z

Pidie — Warna merah putih kembali menghiasi dinding sekolah-sekolah terdampak banjir di Kabupaten Pidie Jaya. Melalui karya bakti pengecatan tujuh sekolah, Kodim 0102/Pidie bersama Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 836/Brahma Yodha (Yonif TP 836/BY) menghadirkan simbol kebangsaan sebagai pembangkit semangat nasionalisme sekaligus wujud nyata kepedulian TNI terhadap dunia pendidikan pascabencana.

Pengecatan dilakukan secara gotong royong oleh prajurit TNI bersama masyarakat setempat. Balutan warna merah putih dipilih bukan sekadar memperindah bangunan, tetapi menjadi pesan kuat bahwa semangat persatuan dan cinta tanah air harus tetap hidup, meski wilayah tersebut sempat dilanda musibah.

Dengan kekompakan personel di lapangan, seluruh sasaran pengecatan berhasil diselesaikan. Tujuh sekolah yang mendapat sentuhan merah putih yakni MIN 2 Pidie Meurah Dua, PAUD Ummi Jangka Buya, TK Negeri Tanjung Ulim, SDN 7 Masjid Ulim Tunong, SDN 6 Pulo Ulim, TK Bijeh Mata Ulim, serta PAUD Gaseh Ummi Bandar Dua.

Komandan Kodim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., yang meninjau langsung kegiatan tersebut menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama masa depan bangsa. Karena itu, TNI merasa terpanggil untuk ikut membantu memulihkan sarana belajar anak-anak.

“Warna merah putih ini menjadi simbol bahwa semangat nasionalisme tidak boleh luntur oleh bencana. Kami ingin anak-anak kembali belajar dengan rasa bangga, cinta tanah air, dan optimisme menatap masa depan,” ujarnya.

Menurutnya, karya bakti ini tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga membangun kembali semangat psikologis siswa, guru, dan masyarakat. Lingkungan sekolah yang rapi dan bernuansa kebangsaan diharapkan mampu menumbuhkan motivasi belajar sekaligus memperkuat karakter generasi muda.

Kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari pembinaan teritorial Kodim 0102/Pidie yang menempatkan TNI sebagai mitra masyarakat dalam setiap proses pemulihan wilayah. Kehadiran prajurit di tengah dunia pendidikan menjadi bukti bahwa TNI tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga peduli terhadap masa depan anak bangsa.

Kepala SDN 7 Ulim, Muhammad, S.Pd., menyambut positif karya bakti tersebut. Ia menilai sentuhan merah putih bukan hanya mempercantik sekolah, tetapi juga membawa semangat baru bagi siswa.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Danrem 011/Lilawangsa, Dandim 0102/Pidie, Danramil Ulim, Babinsa, serta personel Yonif 836/BY. Sekolah kami kini terlihat rapi dan bersih. Anak-anak semakin semangat dan nyaman dalam belajar,” ungkapnya.

Karya bakti ini menjadi simbol bahwa di tengah ujian bencana, semangat kebangsaan dan kepedulian terhadap pendidikan tetap berdiri kokoh. Dari ruang-ruang kelas yang kembali bersinar merah putih, harapan baru bagi generasi muda terus tumbuh.
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Karya Bakti TNI: Sekolah Dibalut Merah Putih, Simbol Kebangkitan Pendidikan Pascabanjir

Terkini

Iklan Parlemen