Pidie — Upaya menjaga stabilitas keamanan sekaligus mengawal perdamaian Aceh khususnya di wilayah teritorial Kodim 0102/Pidie terus diperkuat melalui pendekatan persuasif dan komunikasi langsung dengan seluruh elemen masyarakat. Komandan Kodim 0102/Pidie, Abdul Hadi, menggelar silaturahmi bersama unsur Muspika, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tokoh berpengaruh lainnya di Café Mappoji Kopi, Desa Keude Tangse, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, Senin (16/02/2026).
Pertemuan yang berlangsung hangat dan dialogis tersebut menjadi ruang terbuka untuk memperkuat persatuan, merawat perdamaian, serta menjaga kondusivitas keamanan wilayah.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0102/Pidie menegaskan bahwa perdamaian yang telah terjaga di provinsi Aceh, khususnya di Kabupaten Pidie, merupakan modal utama bagi keamanan, pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, sinergi antara TNI, tokoh masyarakat, dan semua elemen bangsa memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas sosial. Situasi yang aman dan damai berdampak langsung pada kelancaran program pembangunan, pertumbuhan ekonomi, serta aktivitas keagamaan dan sosial masyarakat.
Untuk itu, Dandim 0102/Pidie , mengajak seluruh elemen masyarakat dan para tokoh yang dinilai berpengaruh di wilayah setempat agar terus menjaga persatuan, memperkuat stabilitas keamanan, serta tidak mudah terpengaruh isu-isu provokatif yang berpotensi memecah belah dan merusak perdamaian.
“Keamanan adalah fondasi kesejahteraan. Ketika negara aman, masyarakat dapat hidup tenang, pembangunan berjalan merata di berbagai sektor, dan kesejahteraan masyarakat juga ikut meningkat,” ujarnya.
Sebelum bertolak ke Tangse, Dandim beserta rombongan terlebih dahulu bersilaturahmi ke kediaman tokoh masyarakat H. Jamal Abdullah di Desa Meunasah Paga, Kecamatan Mutiara Timur, serta mengunjungi Tgk Usman Abdullah alias Usman Tambo di Desa Pante Siren, Kecamatan Titeue. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian komunikasi sosial untuk mempererat hubungan dan membangun kepercayaan lintas elemen dan komponen bangsa.
Respons positif datang dari para tokoh masyarakat yang hadir dalam acara silaturahmi tersebut. Mereka menyampaikan apresiasi atas pendekatan dialogis yang dibangun Kodim 0102/Pidie serta menyatakan komitmen bersama untuk menjaga stabilitas keamanan. Para tokoh masyarakat tersebut juga menegaskan kesiapan mereka menolak provokasi dan menjaga perdamaain serta situasi keamanan agar tetap kondusif di wilayah Kabupaten Pidie.
Kegiatan silaturahmi turut dihadiri unsur Muspika Kecamatan Tangse, Perwira Staf Intelijen,Dan Unit Intel Kodim 0102/Pidie, para tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta Ketua Forum Geuchik se-Kecamatan Tangse. Pertemuan ditutup dengan diskusi santai yang menekankan pentingnya komunikasi berkelanjutan demi menjaga perdamaian di wilayah Kabupaten Pidie.