Pidie Jaya – Usai menjalani cuti Hari Raya Idul Fitri, personel Satgas Penanggulangan Bencana (Gulbencal) TNI kembali bergerak cepat melanjutkan tugas kemanusiaan di wilayah terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Pidie Jaya. Tanpa menunggu lama, personel gabungan langsung turun ke lapangan untuk mempercepat pemulihan kondisi lingkungan dan permukiman warga pascabencana.
Pada Kamis (26/03/2026), personel gabungan dari Kodim 0102/Pidie, Yon Armed 17/Rencong Cakti, dan Yonif TP 857/GG kembali melaksanakan aksi nyata dengan membersihkan rumah-rumah warga terdampak banjir di Desa Meunasah Raya, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya.
Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa setelah masa cuti Lebaran berakhir, semangat pengabdian prajurit TNI untuk membantu masyarakat tidak surut. Mereka kembali “tancap gas” dalam upaya pemulihan wilayah bencana, mulai dari pembersihan fasilitas umum hingga rumah-rumah warga yang terdampak.
Dandim 0102/Pidie melalui Perwira Seksi Operasi (Pasi Ops) Kapten Inf Dian Susilo mengatakan, seluruh personel yang tergabung dalam Satgas Gulbencal TNI kini telah kembali aktif secara penuh dan fokus melanjutkan tugas-tugas penanganan pascabencana di wilayah Kabupaten Pidie Jaya.
“Setelah pelaksanaan cuti Lebaran Idul Fitri, personel Satgas Gulbencal TNI telah kembali melaksanakan tugas secara normal dan langsung melanjutkan upaya pemulihan pascabanjir di Kabupaten Pidie Jaya. Saat ini, fokus utama kami adalah membantu percepatan pembersihan rumah-rumah warga yang terdampak agar segera bisa ditempati kembali,” ujar Kapten Inf Dian Susilo.
Ia menambahkan, guna memastikan pekerjaan berjalan efektif dan maksimal, seluruh personel terlebih dahulu melaksanakan pembagian tugas sebelum bergerak ke lokasi sasaran yang telah ditentukan.
“Setiap hari, personel melaksanakan apel dan pembagian tugas terlebih dahulu, kemudian langsung bergerak menuju titik-titik yang menjadi sasaran pembersihan. Dengan sistem kerja yang terkoordinir ini, proses pengerjaan di lapangan menjadi lebih tertib, cepat, dan optimal,” jelasnya.
Menurutnya, sinergi antara personel Satgas dan masyarakat menjadi kunci penting dalam mempercepat proses pemulihan wilayah terdampak bencana.
“Kami berharap, dengan semangat kebersamaan, gotong royong, dan optimisme antara Satgas dengan masyarakat, kondisi lingkungan yang terdampak banjir ini bisa segera kembali normal, rumah-rumah warga cepat bersih, dan masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas seperti sediakala,” tambahnya.
Kehadiran Satgas Gulbencal TNI di tengah masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana juga menjadi cerminan nyata bahwa TNI senantiasa hadir bukan hanya dalam tugas pertahanan negara, tetapi juga dalam misi kemanusiaan dan kepedulian sosial kepada rakyat.
Sementara itu, M. Nasir, salah seorang warga Desa Meunasah Raya, Kecamatan Meurah Dua, yang rumahnya sedang dibersihkan oleh personel TNI, mengaku sangat terbantu dan bersyukur atas kepedulian yang terus diberikan oleh aparat TNI.
“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada TNI yang sampai saat ini masih terus membantu masyarakat dalam penanganan pascabanjir. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, karena rumah kami jadi lebih cepat bersih dan kami merasa tidak sendiri menghadapi musibah ini,” ungkapnya.
Dengan kembali aktifnya personel Satgas Gulbencal TNI usai cuti Lebaran, diharapkan proses pemulihan wilayah terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Pidie Jaya dapat berjalan lebih cepat, sehingga masyarakat segera dapat kembali hidup dengan aman, nyaman, dan normal.