Iklan Parlemen

terkini

Ground Breaking Jembatan Perintis Garuda di Pidie Jaya, Akses Dua Desa Ditargetkan Terhubung Lebih Cepat

Selasa, 28 April 2026, 14.08 WIB Last Updated 2026-04-28T07:09:22Z

Pidie Jaya – Komando Distrik Militer (Kodim) 0102/Pidie kembali melaksanakan prosesi peletakan batu pertama (ground Breaking) pembangunan jembatan Perintis Garuda di Desa Blang Dalam, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Selasa (28/4/2026). 

Pembangunan jembatan Perintis Garuda di wilayah Kodim 0102/Pidie ini diharapkan menjadi solusi atas keterbatasan akses penghubung dua desa yang selama ini dihadapi warga di dua kecamatan berbeda.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Perwira Penghubung Kodim 0102/Pidie, Mayor Inf Ruslan, yang mewakili Komandan Kodim 0102/Pidie. Prosesi diawali dengan tradisi adat peusijuek dan doa bersama, mencerminkan harapan masyarakat agar pembangunan berjalan lancar serta membawa manfaat jangka panjang.

Jembatan Perintis Garuda yang dibangun memiliki panjang sekitar 60 meter dan lebar 1,2 meter. Infrastruktur ini akan menghubungkan Desa Blang Dalam, Kecamatan Bandar Dua, dengan Desa Pantang Cot Baloi, Kecamatan Ulim. Selama ini, warga harus menempuh jalur memutar yang cukup jauh untuk menjangkau wilayah seberang.

Dalam keterangannya,Pabung Kodim 0102/Pidie Mayor Ruslan menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bantuan langsung dari pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Ia menegaskan, kehadiran jembatan ini menjadi bagian dari upaya negara dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat pedesaan, terutama pasca bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025.

“Pembangunan ini bukan sekadar infrastruktur fisik, tetapi juga bentuk nyata perhatian pemerintah dalam mempercepat pemulihan dan menggerakkan kembali roda perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Sejumlah unsur Muspika, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta masyarakat setempat turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan dukungan kolektif terhadap proyek yang dinilai strategis bagi wilayah tersebut.

Kepala Desa Blang Dalam Muhktar menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas pembangunan jembatan yang telah lama dinantikan warga. Menurutnya, keterbatasan akses selama ini tidak hanya menghambat mobilitas, tetapi juga berdampak pada kegiatan ekonomi, pendidikan, dan pelayanan sosial.

“Selama ini masyarakat harus memutar jauh untuk ke desa seberang. Dengan adanya jembatan ini, kami berharap akses menjadi lebih mudah, termasuk untuk evakuasi saat kondisi darurat,” ungkapnya.

Meski demikian, sejumlah warga berharap pembangunan dilakukan dengan perencanaan matang dan pengawasan ketat agar kualitas jembatan terjamin serta dapat digunakan dalam jangka panjang untuk aktivitas sehari-hari.

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini menjadi bagian dari program percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan yang melibatkan TNI AD. Selain meningkatkan konektivitas antarwilayah, ini juga diharapkan memperkuat sinergi antara TNI dengan masyarakat.

Jika telah rampung sesuai , jembatan ini diproyeksikan tidak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Bandar Dua dan Ulim secara lebih luas. [WAHYU]
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Ground Breaking Jembatan Perintis Garuda di Pidie Jaya, Akses Dua Desa Ditargetkan Terhubung Lebih Cepat

Terkini

Iklan Parlemen