PIDIE – Semangat gotong royong kembali hidup di Desa Reudeup Melayu. Babinsa Koramil 10/Glumpang Tiga Kodim 0102/Pidie, Serka M. Amir, pimpin karya bakti pembangunan gedung di area meunasah bersama warga, Jumat 1/5/2026.
Sejak pagi, Serka M. Amir bahu-membahu dengan Keuchik Teuku Fahrudin, tokoh masyarakat M. Adam, dan warga. Ada yang angkat batu, aduk semen, pasang bata. Suasana kompak, penuh canda di lokasi pembangunan meunasah Desa Reudeup Melayu, Kecamatan Glumpang Tiga.
“Karya bakti ini bukan cuma bangun fisik gedung. Ini bangun silaturahmi. TNI harus manunggal dengan rakyat. Kalau meunasah bagus, ibadah nyaman, warga makin rukun,” ujar Serka M. Amir di sela kegiatan.
Danramil 10/Glumpang Tiga Kapten Inf A. Rijani Elmi menegaskan, Babinsa wajib jadi pelopor di desa binaan. “Sesuai perintah Dandim 0102/Pidie, Babinsa harus hadir di tengah kesulitan rakyat. Bantu tenaga, bantu pikiran. Meunasah ini pusat umat, harus kita rawat bersama,” katanya.
*Ajak Warga Jaga Kebersihan Wilayah*
Selain bangun gedung, Serka M. Amir juga ajak warga kompak jaga kebersihan lingkungan Kecamatan Glumpang Tiga. “Gotong royong jangan berhenti di meunasah. Parit, jalan, pekarangan harus bersih. Desa bersih, warga sehat,” pesannya.
Keuchik Teuku Fahrudin apresiasi kehadiran Babinsa. “Pak Amir selalu di depan. Warga jadi semangat. Semoga gedung meunasah cepat siap dan bisa dipakai pengajian, musyawarah gampong,” ucapnya.
Karya bakti berjalan aman, lancar, penuh kekeluargaan. TNI dan rakyat Reudeup Melayu buktikan kemanunggalan bukan slogan. [WANDI]