Sabang — Ketua Tim Penggerak PKK Aceh sekaligus Bunda PAUD Aceh, Marlina Usman yang akrab disapa Kak Ana, menutup rangkaian kunjungan kerja dan program pembinaan selama dua hari di Kota Sabang dengan penuh kehangatan melalui aksi edukasi, kepedulian sosial, dan penguatan gizi anak di SD Negeri 5 Sabang, Gampong Ie Meulee, Kecamatan Sukajaya, Selasa (12/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi agenda terakhir sekaligus penutup seluruh rangkaian program kerja TP PKK Aceh di Kota Sabang sebelum rombongan kembali bertolak menuju Banda Aceh. Selama berada di Pulau Weh, Kak Ana aktif melaksanakan berbagai agenda pembinaan masyarakat, edukasi keluarga, penguatan peran perempuan, hingga dukungan terhadap pendidikan dan kesehatan anak-anak.
Dalam kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.30 WIB hingga 12.00 WIB itu, Kak Ana didampingi langsung oleh Ketua TP PKK sekaligus Bunda PAUD Kota Sabang, Nuri Zulkifli H. Adam bersama jajaran TP PKK Aceh dan TP PKK Sabang. Turut hadir Asisten I Pemerintah Kota Sabang, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sabang, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, unsur BPKS, serta Humas Pemerintah Kota Sabang.
Suasana haru, hangat, dan penuh kebersamaan langsung terasa saat Kak Ana mengunjungi ruang belajar PAUD dan SD serta menyapa para siswa satu per satu. Dalam kesempatan itu, Ketua TP PKK Aceh turut menyerahkan paket olahan ikan kepada 108 siswa sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan gizi, kesehatan, dan kualitas tumbuh kembang anak-anak di Kota Sabang.
Sorak ceria dan wajah bahagia para siswa mewarnai seluruh rangkaian kegiatan. Kehadiran Kak Ana bersama rombongan disambut antusias oleh murid, guru, dan masyarakat yang memadati lokasi kegiatan. Tidak hanya menyerahkan bantuan, Kak Ana juga membangun kedekatan emosional dengan anak-anak melalui dialog ringan, motivasi belajar, serta edukasi tentang pentingnya pola hidup sehat dan gemar mengonsumsi ikan.
Sebagai Bunda PAUD Aceh, Kak Ana menegaskan bahwa perhatian terhadap pendidikan dan kesehatan anak merupakan investasi penting dalam membangun generasi emas Aceh yang cerdas, sehat, dan berkarakter.
“Anak-anak adalah masa depan daerah dan bangsa. Karena itu, perhatian terhadap pendidikan, kesehatan, dan gizi mereka harus menjadi tanggung jawab bersama,” ujar Kak Ana di sela kegiatan.
Selama dua hari berada di Kota Sabang, Kak Ana juga aktif melaksanakan berbagai agenda sosial dan edukatif di sejumlah lokasi, mulai dari pembinaan keluarga, kampanye hidup sehat, edukasi konsumsi ikan, penguatan peran perempuan dalam keluarga, hingga dukungan terhadap UMKM dan ekonomi kreatif masyarakat.
Selain itu, Ketua TP PKK Aceh turut melakukan silaturahmi bersama jajaran TP PKK Sabang, Dekranasda, pelaku UMKM, tokoh masyarakat, hingga masyarakat di berbagai titik kegiatan yang berlangsung di Kota Sabang.
Kak Ana mengaku merasa bahagia dan terkesan atas sambutan hangat masyarakat Sabang selama pelaksanaan program kerja berlangsung. Menurutnya, kekompakan TP PKK Sabang bersama seluruh elemen masyarakat menjadi modal besar dalam mendukung pembangunan keluarga dan pemberdayaan perempuan di daerah kepulauan tersebut.
Ia juga memberikan apresiasi atas semangat kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat Sabang dalam mendukung berbagai program sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Sabang, Ny. Nuri Zulkifli H. Adam, menyampaikan rasa hormat dan apresiasi atas perhatian besar yang diberikan Ketua TP PKK Aceh kepada Kota Sabang melalui berbagai kegiatan pembinaan, edukasi, dan aksi sosial yang dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat.
“Kehadiran Kak Ana membawa semangat baru bagi TP PKK Sabang dan masyarakat. Banyak ilmu, motivasi, serta pembelajaran positif yang diberikan selama kunjungan kerja di Sabang,” ungkap Ny. Nuri.
Kunjungan kerja Ketua TP PKK Aceh di Kota Sabang pun ditutup dalam suasana penuh kehangatan, kebersamaan, dan rasa kekeluargaan sebelum rombongan kembali bertolak menuju Banda Aceh usai menyelesaikan seluruh agenda kegiatan.