Iklan Parlemen

terkini

Eks Kombatan GAM Bireuen Silaturahmi dan Santuni Anak Yatim: Jaga Perdamaian, Rawat Generasi

Rabu, 03 Juni 2026, 22.10 WIB Last Updated 2026-06-03T15:10:14Z

BIREUEN – Semangat persaudaraan masih hidup. Rabu 3 Juni 2026, Eks Kombatan GAM Wilayah Kabupaten Bireuen menggelar silaturahmi, doa bersama, dan santunan anak yatim di Aula Caffee Cek Dun, Desa Meunasah Capa, Kec. Kota Juang. Acara berlangsung 10.00-13.00 WIB.

Kegiatan ini bukan sekadar reuni. Tapi jadi pesan kuat: perdamaian Aceh adalah warisan mahal yang wajib dijaga dan diteruskan ke generasi muda.

Dalam sambutannya, Mahyeddin selaku perwakilan Eks Kombatan GAM Bireuen menegaskan, stabilitas keamanan yang dinikmati Aceh hari ini adalah anugerah. Tugas sekarang menjaga dan merawatnya bersama.

“Sejarah dan kiprah kami dulu untuk Aceh. Hari ini komitmen kami sama: jadi bagian dari upaya menjaga perdamaian. Perdamaian harus diwariskan ke generasi muda sebagai fondasi Aceh maju dan sejahtera,” ujarnya.

Silaturahmi ini juga jadi ruang mempererat komunikasi antar eks kombatan dan seluruh elemen masyarakat Bireuen. Beda masa lalu, satu tujuan: Aceh damai dan sejahtera.

Di hadapan tokoh agama, tokoh adat, pemuda, akademisi, dan pemerintah, mereka menyatakan sikap:
1. Komitmen jaga perdamaian Aceh demi keamanan dan kesejahteraan rakyat.
2. Dukung program pembangunan Pemerintah Daerah dan Pusat untuk kemajuan rakyat.
3. Ajak masyarakat jaga persatuan dan stabilitas sosial. Beda pandangan bukan alasan pecah, tapi kekuatan untuk saling melengkapi.
4. Siap dukung semua program pemerintah selama tujuannya meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Puncak acara adalah santunan untuk anak yatim. Bagi Mahyeddin, ini wujud nyata tanggung jawab sosial. 

“Anak yatim itu amanah. Lewat santunan ini kita tanamkan solidaritas dan semangat berbagi. Semoga mereka merasa disayang, didukung, dan punya motivasi gapai masa depan lebih baik,” katanya.

Dukungan ke generasi penerus, lanjutnya, juga lewat hal nyata: jaga situasi kondusif, dukung infrastruktur, ekonomi kerakyatan, pendidikan, dan program sosial yang langsung menyentuh masyarakat.

Pasca banjir yang melanda Bireuen beberapa waktu lalu, semangat kebersamaan ini jadi kunci. Eks Kombatan GAM optimis: dengan persaudaraan, nilai perdamaian, dan dukungan pembangunan berkelanjutan, Aceh akan makin maju, aman, dan sejahtera untuk generasi sekarang dan mendatang. [Red]
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Eks Kombatan GAM Bireuen Silaturahmi dan Santuni Anak Yatim: Jaga Perdamaian, Rawat Generasi

Terkini

Iklan Parlemen