Iklan Parlemen

terkini

Forkopimda Pidie Resmikan Jembatan Perintis Garuda

Sabtu, 25 Juli 2026, 13.46 WIB Last Updated 2026-07-25T06:46:44Z
Pemotongan pita peresmian Jembatan Perintis Garuda dilakukan unsur Forkopimda Pidie secara bersama. Foto. Dok.(Ist).


Pidie – Pemerintah Kabupaten Pidie bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) kembali menghadirkan langkah nyata dalam memperkuat konektivitas wilayah melalui peresmian Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Gampong Ulee Tutue dengan Gampong Pante Beureueh, Kecamatan Mutiara Timur, Jumat (24/7/2026).

Peresmian jembatan dilakukan oleh Komandan Kodim (Dandim) 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie Drs. Samsul Azhar dan Ketua DPRK Pidie Anwar Sastra Putra, S.H., disaksikan unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Rangkaian acara diawali dengan prosesi peusijuek (tepung tawar) yang dipimpin Abi Sulaiman sebagai ungkapan syukur atas rampungnya pembangunan jembatan. Selanjutnya dilakukan pengguntingan pita dan peninjauan langsung terhadap jembatan yang kini menjadi akses vital bagi masyarakat di dua gampong tersebut.

Dalam sambutannya, Dandim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi menegaskan bahwa Jembatan Perintis Garuda merupakan bagian dari Program Bantuan Presiden Republik Indonesia yang pelaksanaannya dipercayakan kepada TNI melalui Kementerian Pertahanan sebagai upaya mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah.

Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut bukan hanya menjadi sarana penghubung antardesa, tetapi juga simbol kehadiran negara dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di wilayah yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses transportasi.

"Jembatan ini merupakan bukti nyata hadirnya negara untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. TNI mendapat amanah untuk melaksanakan pembangunan secara efektif, transparan, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat," ujar Dandim.

Ia menambahkan, akses baru tersebut akan memperlancar mobilitas warga, mempercepat distribusi hasil pertanian, memudahkan akses menuju sekolah, fasilitas kesehatan, hingga tempat ibadah. Dampak positif lainnya diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan Mutiara Timur.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie, Drs. Samsul Azhar, menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, Kementerian Pertahanan, TNI, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga pembangunan jembatan dapat diselesaikan dengan baik.

Ia menilai Jembatan Perintis Garuda memiliki peran strategis dalam memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Dengan adanya jembatan ini, mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah. Petani dapat mengangkut hasil panen dengan lebih cepat, anak-anak lebih aman menuju sekolah, serta masyarakat semakin mudah mengakses layanan kesehatan maupun kegiatan keagamaan. Ini akan berdampak langsung terhadap peningkatan aktivitas sosial dan ekonomi," ungkapnya.

Sekda juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga dan merawat jembatan sebagai aset bersama agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh generasi mendatang.

Usai peresmian, unsur Forkopimda meninjau langsung kondisi Jembatan Perintis Garuda yang kini menjadi jalur penghubung utama antara Gampong Ulee Tutue dan Gampong Pante Beureueh.

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur, memperkuat konektivitas wilayah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan terus menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung bagi kemajuan Kabupaten Pidie. [WAHYU]
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Forkopimda Pidie Resmikan Jembatan Perintis Garuda

Terkini

Iklan Parlemen