Pidie Jaya –Diwilayah Kodim 0102/Pidie telah kembali melanjutkan pembangunan infrastruktur strategis melalui ground breaking Jembatan Perintis Bantuan Presiden Republik Indonesia di Desa Kumba, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Kamis (09/07/2026).
Pembangunan ini merupakan jembatan perintis kelima yang dikerjakan di wilayah Kodim 0102/Pidie sebagai bagian dari upaya pemerintah mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.
Jembatan tersebut dibangun untuk membuka akses yang selama ini menjadi kendala masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, terutama di sektor pertanian, perdagangan, pendidikan, dan pelayanan kesehatan. Kehadiran jembatan diharapkan mampu memangkas waktu tempuh, menurunkan biaya transportasi, sekaligus meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.
Prosesi dimulainya pembangunan diawali dengan peusijuek yang dipimpin tokoh agama setempat sebagai wujud doa bersama agar seluruh tahapan pekerjaan berjalan aman, lancar, dan membawa manfaat bagi masyarakat. Kegiatan dihadiri unsur Muspika Kecamatan Bandar Dua, personel Koramil 20/Bandar Dua, perangkat desa, para tokoh dan masyarakat.
Jembatan yang akan dibangun memiliki bentang sepanjang 40 meter dengan lebar 1,2 meter dan tinggi 5 meter. Konstruksi juga dilengkapi abutment sepanjang 5 meter, lebar 3 meter, dan tinggi 1,5 meter.
Selama pembangunan jembatan tersebut diawasi langsung oleh Kapten Czi Abdul Haris yang di tunjuk langsung oleh Dandim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi S. Sos.,serta dikerjakan enam tenaga teknisi konstruksi jembatan dengan dukungan personel Koramil 20/Bandar Dua Kodim 0102/Pidie.
Dandim 0102/Pidie melalui Dansatgas pembangunan sekaligus pengawas kegiatan, Kapten Czi Abdul Haris, menegaskan bahwa pembangunan jembatan merupakan wujud nyata kehadiran negara melalui TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Pembangunan jembatan ini merupakan amanah yang harus kami laksanakan dengan penuh tanggung jawab. Kami akan memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai standar sehingga menghasilkan konstruksi yang kokoh, aman, dan sesuai standar sehigga dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang. Kehadiran jembatan ini diharapkan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi desa serta mempermudah akses masyarakat dalam berbagai aktivitas," tegasnya.
Sementara itu, tokoh masyarakat Desa Kumba, Mursalin, mengaku bersyukur atas dimulainya pembangunan jembatan yang telah lama dinantikan warga.
"Jembatan ini sangat kami butuhkan. Selama ini masyarakat, khususnya para petani, mengalami kesulitan saat membawa hasil panen. Kami berharap pembangunan dapat selesai tepat waktu sehingga akses transportasi semakin lancar dan perekonomian masyarakat semakin meningkat," ujarnya.
Pembangunan jembatan perintis kelima tersebut semakin mempertegas sinergi pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur pedesaan.
Melalui pemerataan akses transportasi, diharapkan tercipta konektivitas yang lebih baik, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Pidie Jaya.