Pidie – Harapan Mulyana untuk memiliki rumah yang lebih layak huni semakin mendekati kenyataan. Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang menjadi salah satu sasaran fisik TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie terus menunjukkan progres menggembirakan. Hingga Minggu (26/7/2026), pengerjaan telah mencapai 47 persen.
Perkembangan pembangunan terlihat cukup signifikan. Pemasangan batu bata telah rampung, begitu pula kusen pintu dan jendela yang kini telah terpasang rapi. Bentuk rumah mulai tampak utuh dan kokoh, menjadi bukti nyata kerja keras personel Satgas TMMD bersama masyarakat.
Koordinator Lapangan TMMD, Lettu Inf Samsul Bahri, mengatakan seluruh personel Satgas terus mengoptimalkan waktu dan tenaga agar pengerjaan dapat selesai sesuai target tanpa mengurangi kualitas bangunan.
> "Pengerjaan rehab rumah milik Mulyana terus kami kebut bersama anggota Satgas dan masyarakat. Saat ini progresnya sudah mencapai 47 persen, dengan pemasangan batu bata serta kusen pintu dan jendela telah selesai dilakukan. Kami akan terus bekerja secara maksimal agar pembangunan dapat selesai sesuai dengan target yang telah ditentukan," ujarnya.
Menurutnya, percepatan pembangunan tidak lepas dari semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat. Kehadiran warga yang turut membantu setiap tahapan pekerjaan menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan program TMMD.
Kolaborasi antara TNI dan masyarakat tersebut mencerminkan semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas TMMD, di mana pembangunan tidak hanya berfokus pada hasil fisik, tetapi juga mempererat hubungan antara aparat dan warga.
Program rehabilitasi RTLH dalam TMMD ke-129 merupakan bentuk kepedulian TNI untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang lebih aman, sehat, dan nyaman. Dengan progres yang terus meningkat, rumah Mulyana diharapkan segera rampung sehingga dapat segera dihuni bersama keluarga dalam kondisi yang jauh lebih layak. [Red]