Pidie – Semangat gotong royong dan pengabdian terus ditunjukkan personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0102/Pidie. Di bawah terik matahari, para prajurit tampak teliti merangkai besi konstruksi sebagai bagian penting pembangunan box culvert pada jembatan penghubung jalan pertanian di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Selasa (28/7/2026).
Perakitan besi menjadi tahapan krusial sebelum memasuki proses pengecoran dan pembangunan struktur utama. Ketelitian dalam setiap ikatan besi menjadi penentu kekuatan konstruksi agar box culvert mampu bertahan dalam jangka panjang dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Koordinator Lapangan TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie mengatakan, seluruh pekerjaan dilaksanakan secara bertahap dengan mengedepankan kualitas tanpa mengabaikan target penyelesaian.
«"Saat ini personel Satgas tengah merangkai besi konstruksi sebagai persiapan pembangunan box culvert. Kami terus mempercepat pekerjaan dengan tetap mengutamakan mutu, sehingga nantinya jembatan ini benar-benar kokoh dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka waktu yang lama," ujarnya.»
Keberadaan box culvert ini memiliki arti penting bagi warga Desa Lhok Panah, terutama para petani. Infrastruktur tersebut akan menjadi penghubung utama menuju kawasan pertanian yang selama ini menjadi jalur aktivitas masyarakat untuk mengangkut hasil panen maupun kebutuhan produksi.
Dengan akses jalan yang lebih baik, mobilitas petani menuju lahan garapan akan semakin mudah, aman, dan efisien. Distribusi hasil pertanian pun diharapkan menjadi lebih lancar sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.
Program TMMD ke-129 tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik berupa jembatan dan infrastruktur pendukung, tetapi juga menjadi bukti nyata kepedulian TNI dalam membantu mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan melalui semangat kebersamaan dan kemanunggalan bersama rakyat.
Setiap batang besi yang dirangkai, setiap adukan beton yang dituangkan, hingga setiap meter akses jalan yang dibangun menjadi simbol hadirnya harapan baru bagi masyarakat. Harapan akan terbukanya akses yang lebih baik, meningkatnya kesejahteraan petani, serta tumbuhnya perekonomian desa yang lebih maju.
Melalui TMMD ke-129, TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat terus melangkah seiring membangun desa dari pinggiran. Sebab, dari desa yang maju akan lahir ketahanan wilayah yang kuat dan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan.
"TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa" bukan sekadar slogan, melainkan komitmen nyata yang diwujudkan melalui kerja keras, gotong royong, dan pengabdian untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat hari ini maupun generasi yang akan datang.