Pidie – Kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat terus diwujudkan Babinsa jajaran Kodim 0102/Pidie melalui berbagai kegiatan sosial dan karya bakti di wilayah binaan. Salah satunya dilakukan anggota Koramil 03/Delima, Koptu Ferli Yansah, yang bersama masyarakat melaksanakan gotong royong membantu pembangunan pondasi rumah warga di Desa Cut Reubee, Kecamatan Delima, Kabupaten Pidie, Kamis (27/08/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat sekaligus mendorong kembali semangat gotong royong sebagai kekuatan sosial dalam menyelesaikan berbagai kebutuhan warga.
Babinsa hadir dan terlibat langsung dalam pekerjaan fisik bersama masyarakat, mulai dari membantu proses pengerjaan pondasi hingga mendukung kelancaran kegiatan di lokasi.
Di tengah tuntutan kehidupan masyarakat yang semakin beragam, budaya gotong royong dinilai tetap memiliki peran penting, khususnya dalam membantu warga yang sedang melaksanakan pembangunan rumah.
Keterlibatan Babinsa bukan hanya sebatas membantu pekerjaan, tetapi juga menjadi sarana membangun komunikasi serta memperkuat kepedulian terhadap kondisi masyarakat di wilayah binaannya.
Koptu Ferli Yansah mengatakan, kegiatan karya bakti merupakan bentuk kepedulian Babinsa terhadap warga sekaligus upaya menjaga kedekatan dengan masyarakat. Menurutnya, kehadiran Babinsa di tengah warga diharapkan dapat memberikan manfaat nyata, terutama ketika masyarakat membutuhkan dukungan dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
“Gotong royong seperti ini merupakan bagian dari kehidupan masyarakat yang harus terus dipertahankan. Dengan bekerja bersama, pekerjaan yang berat dapat menjadi lebih ringan dan hubungan antara warga juga semakin erat,” ujarnya.
Masyarakat Desa Cut Reubee pun menyambut positif keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut. Kehadiran personel TNI yang ikut bekerja bersama warga dinilai memberikan semangat sekaligus memperkuat kebersamaan dalam menyelesaikan pembangunan rumah.
Selain membantu pekerjaan secara langsung, kegiatan tersebut juga menjadi momentum bagi Babinsa untuk berinteraksi dengan masyarakat secara lebih dekat. Dari komunikasi di lapangan, Babinsa dapat mengetahui kondisi serta berbagai kebutuhan warga, sekaligus membuka ruang koordinasi apabila terdapat persoalan sosial yang perlu mendapat perhatian bersama.
Bagi Koramil 03/Delima, kegiatan karya bakti semacam ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial yang menempatkan masyarakat sebagai mitra dalam menciptakan lingkungan yang solid, aman, dan saling membantu. Sinergi antara Babinsa dan masyarakat diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pembangunan rumah, tetapi terus berkembang dalam berbagai kegiatan sosial lainnya.
Semangat gotong royong juga menjadi modal penting dalam membangun ketahanan sosial di tingkat desa. Ketika masyarakat mampu saling membantu dan bekerja secara bersama-sama, berbagai persoalan yang dihadapi dapat ditangani secara lebih efektif melalui kebersamaan.
Melalui kegiatan tersebut, Babinsa Koramil 03/Delima menunjukkan bahwa pembinaan wilayah tidak hanya dilakukan melalui komunikasi dan pemantauan situasi, tetapi juga dengan hadir secara langsung dalam kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Kehadiran TNI di tengah warga diharapkan semakin memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta menjaga tradisi gotong royong tetap hidup di tengah masyarakat. []