Takengon – Bupati Bener Meriah, Ir. H. Tagore Abubakar, menegaskan bahwa Nilai Dasar Perjuangan (NDP) harus menjadi kompas bagi setiap kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dalam menghadapi dinamika dan tantangan zaman yang terus berkembang.
Penegasan tersebut disampaikan Tagore saat menjadi narasumber pada kegiatan yang digelar HMI Aceh Tengah–Bener Meriah bertema "NDP Sebagai Kompas Perjuangan, Menjadi Jati Diri Kader di Tengah Perubahan Zaman", di Aula Hotel Penemas, Kabupaten Aceh Tengah, Senin (3/8/2026).
Dalam kegiatan itu, Bupati didampingi Asisten II Setdakab Bener Meriah, Dr. Samusi Purnawira Dade, S.H., S.IP., M.Si. Forum tersebut dihadiri kader HMI serta peserta dari berbagai kalangan dan berlangsung penuh antusias.
Di hadapan para peserta, Tagore menekankan bahwa NDP bukan sekadar materi perkaderan, melainkan fondasi yang membentuk karakter, integritas, serta semangat pengabdian kader kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Menurutnya, derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi menuntut generasi muda untuk mampu beradaptasi tanpa kehilangan identitas dan nilai perjuangan.
> "Perubahan zaman menuntut kader untuk adaptif terhadap perkembangan, namun tetap berpegang teguh pada nilai-nilai perjuangan. NDP harus menjadi kompas yang mengarahkan setiap langkah kader agar tetap memiliki jati diri dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun bangsa," ujar Tagore.
Ia juga mengajak kader HMI untuk terus meningkatkan kapasitas intelektual, memperkuat moralitas, serta aktif mengambil peran dalam pembangunan daerah melalui gagasan dan aksi nyata.
Sementara itu, Asisten II Setdakab Bener Meriah, Dr. Samusi Purnawira Dade, menyoroti pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan di masa depan.
Ia berharap forum diskusi seperti ini tidak hanya memperkuat pemahaman kader terhadap nilai-nilai dasar organisasi, tetapi juga melahirkan kader HMI yang berintegritas, berwawasan luas, serta mampu menjadi agen perubahan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan ideologi bagi kader HMI agar tetap konsisten menjadikan NDP sebagai pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak, sehingga lahir generasi muda yang intelektual, religius, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap kemajuan daerah dan bangsa. []
Editor : Redaksi