Pidie — Di tengah kondisi cuaca panas dan minimnya curah hujan yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), personel Kodim 0102/Pidie melaksanakan Salat Istisqa sebagai bentuk ikhtiar spiritual dan doa bersama untuk memohon curahan hujan kepada Allah SWT.
Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Indoor Makodim 0102/Pidie, Jalan Prof. A. Majid Ibrahim, Desa Lampeudeu Baroh, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, Selasa (1/9/2026). Salat Istisqa diikuti Kasdim 0102/Pidie Mayor Cpl Hendri Anto, para Danramil jajaran Kodim 0102/Pidie, para perwira staf, personel militer, serta PNS Kodim 0102/Pidie.
Rangkaian kegiatan diawali dengan zikir dan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan Salat Istisqa serta tausiah keagamaan yang disampaikan Ustaz Fuad Burhan, S.Pd.I., M.Pd.
Kasdim 0102/Pidie Mayor Cpl Hendri Anto, mewakili Dandim 0102/Pidie, mengatakan bahwa Salat Istisqa digelar sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan di wilayah Kabupaten Pidie.
“Salat Istisqa ini kita gelar sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama, memohon kepada Allah SWT agar diberikan curahan hujan sehingga kondisi cuaca panas dan kekeringan yang terjadi dapat segera berakhir. Kita menyadari bahwa segala sesuatu merupakan kehendak Allah SWT, namun sebagai manusia kita tetap harus berusaha, berdoa dan terus melakukan langkah-langkah nyata untuk menjaga lingkungan,” ujar Mayor Cpl Hendri Anto.
Ia menjelaskan, kondisi cuaca panas dan kering tidak hanya berdampak terhadap aktivitas masyarakat, tetapi juga dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran, terutama pada lahan dan vegetasi yang mengering.
“Selain berdoa agar hujan segera turun, kita juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah secara sembarangan, serta segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api. Pencegahan karhutla bukan hanya menjadi tugas aparat, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Salat Istisqa merupakan ibadah yang dilaksanakan umat Islam sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT agar diberikan curahan hujan ketika terjadi kekeringan atau hujan telah lama tidak turun. Bagi keluarga besar Kodim 0102/Pidie, kegiatan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar batin sekaligus momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan dan masyarakat.
Dalam tausiahnya, Ustaz Fuad Burhan mengajak seluruh peserta untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, memperbanyak doa serta melakukan introspeksi diri. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan antarsesama dan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.
Pelaksanaan Salat Istisqa tidak dimaknai sebagai satu-satunya upaya menghadapi kondisi cuaca, melainkan sebagai ikhtiar keagamaan yang berjalan beriringan dengan langkah nyata dalam menjaga lingkungan.
Kodim 0102/Pidie mengajak masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, tidak membakar sampah di lokasi yang berisiko menimbulkan api, serta segera melaporkan kepada aparat atau pihak terkait apabila menemukan titik api maupun indikasi kebakaran.
Momentum tersebut sekaligus memperkuat kebersamaan keluarga besar Kodim 0102/Pidie dalam menyikapi kondisi wilayah. Kepedulian terhadap lingkungan, keselamatan masyarakat, dan pencegahan bencana merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan peran seluruh elemen masyarakat.
“Kita berharap hujan segera turun di wilayah Pidie, membawa kesejukan bagi masyarakat, menyuburkan kembali lahan pertanian dan mengurangi risiko terjadinya kebakaran. Semoga doa dan ikhtiar kita mendapatkan ridha dari Allah SWT,” pungkas Mayor Cpl Hendri Anto.
Seluruh rangkaian Salat Istisqa dan doa bersama selesai pada pukul 09.03 WIB. Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.
Melalui kegiatan tersebut, Kodim 0102/Pidie berharap hujan segera turun dan kondisi lingkungan kembali membaik. Di sisi lain, kewaspadaan terhadap potensi karhutla serta kepedulian untuk menjaga lingkungan diharapkan terus ditingkatkan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Doa dipanjatkan, ikhtiar dijalankan. Semoga hujan segera turun, membawa kesejukan bagi alam dan keberkahan bagi masyarakat Pidie. []