Iklan Parlemen

terkini

Pulihkan Pidie Jaya Pascabencana, Poltekpel Malahayati Hadir Bawa Penguatan SDM

Sabtu, 12 September 2026, 19.34 WIB Last Updated 2026-09-12T12:34:12Z
Foto: Istimewa


MEUREUDU – Pemulihan Pidie Jaya pascabencana hidrometeorologi tak hanya membutuhkan pembangunan fisik. Penguatan sumber daya manusia (SDM) dan kapasitas masyarakat juga menjadi bagian penting agar daerah ini mampu bangkit dan lebih siap menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.

Semangat tersebut terlihat dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Berdampak Tahap II yang digelar Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati di Gedung MTQ Gampong Manyang Cut, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Sabtu (12/9/2026).

Kegiatan ini mendapat perhatian langsung dari jajaran pemerintah daerah, legislatif, kepolisian, serta instansi terkait. Kapolres Pidie Jaya AKBP Tendri Wardi, S.Pt., S.I.K., M.H., turut memonitor sekaligus mengikuti rangkaian kegiatan bersama Anggota Komisi V DPR RI H. Ruslan M. Daud, S.E., M.A.P., Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi, M.A., S.Sos., M.E., dan Direktur Politeknik Pelayaran Malahayati Ir. Andi Fiardi, S.T., M.T., CGRE.

Bupati Pidie Jaya dalam sambutannya menegaskan, pengabdian kepada masyarakat tidak semestinya berhenti sebagai kegiatan seremonial. Lebih dari itu, program tersebut harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kapasitas, memperluas wawasan, serta membantu menjawab berbagai persoalan pembangunan.

“Pengabdian kepada masyarakat harus memberikan kontribusi nyata dan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” menjadi semangat utama kegiatan tersebut.

Senada dengan itu, Anggota Komisi V DPR RI H. Ruslan M. Daud menyampaikan apresiasi atas kolaborasi Poltekpel Malahayati bersama Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya.

Menurutnya, fase pascabencana justru harus menjadi momentum untuk memperkuat masyarakat. Selain membangun kembali infrastruktur yang terdampak, peluang pendidikan dan pelatihan bagi masyarakat juga perlu diperluas.

Penguatan pendidikan dan keterampilan dinilai penting agar masyarakat Pidie Jaya tidak hanya mampu bangkit dari dampak bencana, tetapi juga memiliki bekal untuk meningkatkan taraf hidup dan menghadapi tantangan di masa depan.

Di sisi lain, kehadiran Kapolres Pidie Jaya AKBP Tendri Wardi bersama jajaran menunjukkan dukungan kepolisian terhadap berbagai program pemulihan masyarakat.

Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, legislatif, lembaga pendidikan, dan masyarakat menjadi salah satu kekuatan penting dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana.

Rangkaian kegiatan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB. Acara diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan selawat, menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Hymne Aceh, dilanjutkan laporan pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat, sambutan-sambutan, hingga pembukaan kegiatan secara resmi.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan cendera mata atau plakat kepada sejumlah tamu undangan, sebelum ditutup dengan doa dan foto bersama.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 12.00 WIB dalam keadaan aman dan kondusif.

Melalui kegiatan tersebut, Poltekpel Malahayati diharapkan tidak hanya hadir sebagai institusi pendidikan, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan bersama untuk memperkuat masyarakat Pidie Jaya.

Pasca bencana, Pidie Jaya membutuhkan lebih dari sekadar pemulihan. Daerah ini juga membutuhkan SDM yang kuat, masyarakat yang tangguh, serta kolaborasi berkelanjutan agar mampu bangkit dan menatap masa depan. []


Kontributor  :  Irza
Editor            :  Wahyu
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Pulihkan Pidie Jaya Pascabencana, Poltekpel Malahayati Hadir Bawa Penguatan SDM

Terkini

Iklan Parlemen