Pidie — Babinsa Koramil 03/Delima Kodim 0102/Pidie, Koptu Risdian Saputra, turun langsung ke lingkungan pendidikan untuk melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) sekaligus memberikan wawasan kebangsaan kepada para siswa SMP Negeri 1 Delima, Desa Ceurih Keupula, Kecamatan Delima, Kabupaten Pidie, Jumat (4/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan teritorial Babinsa dalam membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan pelajar sebagai generasi penerus bangsa.
Dalam penyampaiannya, Koptu Risdian Saputra mengajak para siswa untuk memahami pentingnya rasa cinta tanah air, menjaga persatuan dan kesatuan, serta menghargai keberagaman yang menjadi bagian dari kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Menurutnya, wawasan kebangsaan perlu ditanamkan sejak usia sekolah agar para generasi muda memiliki pemahaman mengenai pentingnya menjaga persatuan, menghormati sesama, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat di sekitarnya.
“Generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan masa depan bangsa. Karena itu, para pelajar harus membekali diri dengan ilmu pengetahuan, kedisiplinan, sikap bertanggung jawab dan semangat untuk terus belajar,” ujar Koptu Risdian Saputra.
Selain menyampaikan materi kebangsaan, kegiatan Komsos juga dimanfaatkan sebagai ruang dialog bersama para siswa. Babinsa mendorong mereka agar tidak hanya berprestasi dalam bidang akademik, tetapi juga membangun karakter positif melalui sikap disiplin, menghormati guru dan orang tua, serta menjaga hubungan baik dengan sesama teman.
Koptu Risdian juga mengingatkan para siswa agar bijak dalam menggunakan teknologi dan media sosial. Menurutnya, perkembangan teknologi memberikan banyak manfaat bagi pendidikan, namun harus diimbangi dengan kemampuan memilah informasi agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak benar maupun konten yang dapat memicu perpecahan.
Pendekatan kepada pelajar melalui Komsos dinilai penting karena lingkungan sekolah merupakan salah satu tempat strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Melalui komunikasi yang terbuka dan edukatif, Babinsa dapat turut memberikan pemahaman mengenai nilai-nilai kebangsaan sesuai dengan kapasitasnya sebagai aparat kewilayahan.
Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat memperkuat hubungan antara TNI dengan lingkungan pendidikan sekaligus mendorong terciptanya generasi muda yang berkarakter, disiplin, memiliki semangat kebangsaan, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Koptu Risdian Saputra menegaskan bahwa membangun generasi penerus bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi membutuhkan dukungan bersama dari keluarga, masyarakat dan berbagai pihak. Sinergi tersebut diperlukan agar pembinaan karakter dan semangat kebangsaan dapat berjalan secara berkelanjutan.
Kegiatan Komsos dan wawasan kebangsaan berlangsung dalam suasana interaktif. Para siswa mengikuti kegiatan dengan antusias dan diharapkan dapat menerapkan nilai-nilai positif yang disampaikan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat. []