JAKARTA – PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Wilayah Utama DKI Jakarta memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas melalui kegiatan Road Safety Partnership Action (RSPA) yang digelar Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Selasa (13/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Traffic Management Center (TMC) Ditlantas Polda Metro Jaya tersebut menjadi forum koordinasi bagi para pemangku kepentingan untuk menyelaraskan strategi pencegahan kecelakaan dan mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, serta berkeselamatan di wilayah DKI Jakarta.
Jasa Raharja DKI Jakarta hadir melalui Kepala Subbagian Pelayanan, Wahyu Agung, didampingi Penanggung Jawab Kantor Pelayanan Jasa Raharja Jakarta Utara, Arif Setyawan.
Dalam kegiatan tersebut, Wahyu Agung menegaskan komitmen Jasa Raharja untuk terus mendukung berbagai program keselamatan transportasi, terutama di kawasan yang memiliki risiko kecelakaan lalu lintas.
Menurutnya, kolaborasi melalui lima pilar keselamatan jalan menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan upaya pencegahan kecelakaan berjalan lebih optimal, terarah, dan tepat sasaran.
“Keselamatan berlalu lintas membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari pemerintah, kepolisian, pemangku kepentingan transportasi, hingga masyarakat sebagai pengguna jalan,” menjadi penekanan dalam upaya memperkuat kolaborasi keselamatan jalan tersebut.
Selain menjalankan fungsi perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas, Jasa Raharja juga mendukung langkah-langkah preventif melalui edukasi, sosialisasi, serta berbagai program peningkatan keselamatan transportasi.
Keterlibatan dalam RSPA diharapkan dapat memperkuat koordinasi antarlembaga, sehingga program keselamatan tidak hanya berfokus pada penanganan setelah kecelakaan terjadi, tetapi juga pada upaya pencegahan untuk mengurangi risiko kecelakaan sejak awal.
Melalui sinergi berkelanjutan dengan Ditlantas Polda Metro Jaya dan para pemangku kepentingan lainnya, Jasa Raharja DKI Jakarta berharap kesadaran serta kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat.
Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menekan risiko kecelakaan sekaligus membangun budaya tertib berlalu lintas di Ibu Kota.
Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dan kepedulian terhadap sesama pengguna jalan menjadi kunci untuk mewujudkan perjalanan yang lebih aman. [*]
Editor : Wahyu