Sigli – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pidie melakukan pembersihan tumpukan sampah di sepanjang lintas jalan nasional Medan–Banda Aceh, tepatnya di kawasan Bambi hingga Ulee Cot Seupeng, Kecamatan Peukan Baro. Kondisi sampah yang berserakan di bahu jalan tersebut dinilai telah merusak keindahan lingkungan serta mencoreng citra daerah pada jalur strategis nasional. Sabtu (7/2/2026)
Kegiatan pembersihan ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi Camat Peukan Baro dengan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pidie, Firman Maulana, S.STP, M.AP, menyusul keluhan masyarakat terkait kondisi lingkungan yang kotor dan tidak terawat di kawasan tersebut.
Camat Peukan Baro, Iswadi, S.Hi, menegaskan bahwa sampah yang menumpuk di lokasi tersebut tidak semata-mata berasal dari warga sekitar, tetapi juga dari pengguna jalan yang melintas dan dengan sengaja membuang sampah sembarangan saat berkendara. Perilaku tersebut dinilai tidak bertanggung jawab dan sangat merugikan lingkungan.
“Ini jelas pelanggaran terhadap etika dan aturan kebersihan. Jalan nasional adalah wajah daerah, bukan tempat pembuangan sampah. Perilaku membuang sampah sembarangan harus dihentikan,” tegasnya.
Menanggapi laporan tersebut, Kepala DLH Kabupaten Pidie langsung mengambil langkah cepat dengan memerintahkan Kepala Bidang PSLB3PK, T. Makhzurad, untuk melakukan pembersihan di lokasi. Kegiatan ini dilaksanakan sesuai arahan Bupati Pidie sebagaimana tertuang dalam Surat Nomor 400.14/2026 tanggal 04 Februari 2026 tentang Pelaksanaan Gotong Royong Jumat Bersih.
Kapolsek Peukan Baro, AKP, Kusman, SE, menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan pembersihan tersebut serta mengingatkan masyarakat agar tidak lagi membuang sampah sembarangan, khususnya di fasilitas umum dan sepanjang jalan nasional.
“Kami tidak segan menindak apabila ditemukan pelanggaran. Aturan ada dan harus dipatuhi demi kepentingan bersama,” tegas Kapolsek.
Sementara itu, Danramil 06/Peukan Baro, Kapten Inf. A. Fitra Nugraha, menegaskan bahwa disiplin menjaga kebersihan lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab sosial masyarakat.
“Lingkungan yang bersih mencerminkan kedisiplinan dan kepedulian. TNI siap mendukung kegiatan gotong royong dan penertiban demi terciptanya lingkungan yang sehat,” ujarnya.
Camat Peukan Baro juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan. Menurutnya, menjaga kebersihan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi kewajiban bersama.
“Cintai lingkungan hidup dan biasakan membuang sampah pada tempatnya. Jangan mewariskan lingkungan yang rusak kepada generasi berikutnya,” pungkasnya.
Pemerintah Kecamatan Peukan Baro bersama Forkopimcam menilai bahwa persoalan sampah harus ditangani secara serius dan berkelanjutan, tidak hanya melalui pembersihan, tetapi juga melalui edukasi serta penegakan aturan agar kejadian serupa tidak terus berulang.
Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan lingkungan semakin meningkat. Pemerintah kecamatan menegaskan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan DLH dan unsur terkait guna menjaga kebersihan, ketertiban, dan keindahan lingkungan di wilayah Peukan Baro.