Meureudu – Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Angkatan 83/Widya Pratama Satwika (WPS) melaksanakan kegiatan trauma healing kepada masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor di wilayah hukum Polres Pidie Jaya, Kamis 19 Februari 2026.
Kegiatan yang dilaksanakan di Gampong Meunasah Mancang, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya tersebut merupakan bagian dari program Pengabdian Masyarakat (Dianmas) STIK Lemdiklat Polri Angkatan 83/WPS.
Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu melalui Kasi Humas Polres Pidie Jaya AKP Mahruzar Hariadi menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian Polri dalam membantu pemulihan psikososial masyarakat pascabencana.
“Kegiatan Dianmas STIK Lemdiklat Polri Angkatan 83/WPS di Kabupaten Pidie Jaya dilaksanakan dalam bentuk trauma healing kepada masyarakat yang terdampak banjir dan longsor. Ini sebagai bentuk keseriusan Polri dalam mendukung percepatan pemulihan kondisi psikologis warga,” ujar AKP Mahruzar Hariadi.
Dalam pelaksanaan kegiatan, Mahasiswa STIK memberikan pendampingan psikososial melalui pendekatan humanis, motivasi, serta kegiatan interaktif guna mengurangi dampak trauma yang dialami masyarakat akibat bencana.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Paping STIK Kombes Pol Fahmi Riza, Kabag SDM Polres Pidie Jaya AKP Mahyuddin, para Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Angkatan 83/WPS, masyarakat setempat, serta personel Bag SDM Polres Pidie Jaya.
Diharapkan melalui kegiatan ini, masyarakat terdampak banjir dan longsor dapat segera bangkit dan pulih, serta terwujud situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Pidie Jaya.