Meureudu – Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Angkatan 83/Widya Pratama Satwika (WPS) melaksanakan kegiatan trauma healing dan sosialisasi penerimaan Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 di SMA Negeri 1 Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Jumat 13 Februari 2026.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Pengabdian Masyarakat (Dianmas) Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS di wilayah hukum Polres Pidie Jaya, dengan sasaran para siswa yang terdampak bencana banjir.
Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu melalui Kasi Humas Polres Pidie Jaya AKP Mahruzar Hariadi menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan membantu pemulihan psikososial para pelajar pascabencana serta memberikan pemahaman terkait proses rekrutmen anggota Polri melalui jalur Akpol.
“Kegiatan trauma healing ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap para siswa yang terdampak banjir. Selain itu, kami juga melaksanakan sosialisasi penerimaan Akpol Tahun Anggaran 2026 agar para pelajar memperoleh informasi yang benar, jelas, dan akurat mengenai tahapan seleksi,” ujar AKP Mahruzar Hariadi.
Ia menambahkan bahwa dalam waktu dekat penerimaan Akpol T.A. 2026 akan segera dibuka. Para calon peserta dapat melakukan pendaftaran secara online melalui website resmi penerimaan Polri di https://penerimaan.polri.go.id, kemudian melaksanakan verifikasi berkas di Polres setempat sesuai domisili.
“Kami mengimbau kepada para siswa yang berminat untuk mempersiapkan diri sejak dini dan mengikuti seluruh tahapan sesuai ketentuan. Proses rekrutmen Polri dilaksanakan dengan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH),” tambahnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Paping STIK Kombes Pol Riza Fahmi, Kabag SDM Polres Pidie Jaya AKP Mahyuddin, personel Bag SDM Polres Pidie Jaya, para mahasiswa STIK, dewan guru SMA Negeri 1 Meureudu, serta para siswa.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa STIK memberikan pendampingan psikososial melalui pendekatan interaktif dan edukatif guna memulihkan semangat serta kondisi psikologis para siswa pascabencana. Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai persyaratan dan tahapan seleksi Akpol T.A. 2026.
Melalui kegiatan ini, Polri menunjukkan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga dalam mendukung pemulihan pascabencana serta mendorong generasi muda untuk berpartisipasi mengabdi kepada bangsa dan negara melalui institusi Polri.