BENER MERIAH – Sebuah kabar melegakan datang bagi puluhan penderita gagal ginjal di Kabupaten Bener Meriah. Kelelahan akibat perjalanan panjang menuju pusat kota di luar daerah hanya untuk menjalani terapi rutin cuci darah akan segera berakhir. Pasalnya, RSU Muyang Kute dipastikan bakal membuka unit hemodialisa sendiri dalam waktu dekat.
Harapan baru ini muncul seiring ditandatanganinya kerja sama pengadaan alat kesehatan antara Bupati Bener Meriah, Ir. H. Tagore Abubakar dan pihak penyedia layanan kesehatan yakni PT Interskala Sehat Sejahtera.
Sebanyak 20 mesin cuci darah canggih akan disiapkan untuk melayani masyarakat lokal. Jika sesuai rencana, pada akhir April nanti, pasien tidak perlu lagi merogoh kocek dalam-dalam untuk biaya transportasi ke luar kota.
Bagi warga setempat, kehadiran fasilitas ini bukan sekadar soal kelengkapan alat medis, melainkan tentang kualitas hidup. Dengan jarak pelayanan yang lebih dekat, pasien dapat menjalani pengobatan dengan lebih tenang dan hemat energi.
"Ini adalah bentuk komitmen pemerintah untuk hadir di tengah kesulitan rakyat," ujar Bupati Tagore di Ruang Kerja Pendopo Bener Meriah, Rabu (11-3-2026).
Dengan adanya teknologi ini, Bener Meriah kini menjadi pionir di Aceh yang menggunakan mesin hemodialisa merek Interskala, membawa standar baru dalam perawatan ginjal di tingkat kabupaten.