Pidie Jaya – Dari masa tanggap darurat hingga memasuki fase pemulihan pasca bencana banjir dan longsor, Satgas Penanggulangan Bencana (Gulbencal) TNI dari Kodim 0102/Pidie terus menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat. Salah satunya melalui pengoperasian mobil Water Treatment yang secara konsisten menyuplai air bersih siap konsumsi ke wilayah terdampak, khususnya di Kecamatan Meureudu dan Meurah Dua, Rabu (25/03/2026).
Sebanyak tiga unit mobil pengolah air dikerahkan dalam misi kemanusiaan ini, terdiri dari satu unit milik TNI AD serta dua unit bantuan dari Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia (Kemenko Polhukam RI). Seluruh armada dioperasionalkan secara optimal oleh personel Satgas Gulbencal dari Yonzipur 16/DA dan Babinsa Kodim 0102/Pidie Kodam Iskandar Muda .
Setiap harinya, mobil Water Treatment bergerak secara bergantian dari satu gampong ke gampong lain untuk memastikan distribusi air bersih merata hingga ke pelosok desa. Air yang disalurkan telah melalui proses pengolahan menggunakan teknologi Reverse Osmosis (RO), sehingga aman dan layak langsung dikonsumsi oleh masyarakat.
Dandim 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., menegaskan bahwa kebutuhan air bersih menjadi persoalan mendasar yang masih dihadapi warga pasca bencana, bahkan hingga saat ini.
“Sejak awal bencana hingga memasuki masa pemulihan, kebutuhan air bersih tetap menjadi prioritas. Apalagi di suasana Lebaran seperti sekarang, kebutuhan air tentu meningkat. Karena itu, tiga unit mobil Water Treatment ini terus kami operasionalkan setiap hari untuk menyuplai air bersih ke gampong-gampong terdampak,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran mobil pengolah air tersebut merupakan solusi cepat dan efektif dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat, sembari menunggu pulihnya sumber air alami yang sempat tercemar akibat banjir dan longsor.
“Air yang dihasilkan sudah melalui proses penyaringan dan pengujian, sehingga aman untuk langsung diminum. Dengan dukungan penuh Satgas Gulbencal, kami pastikan distribusi ini menjangkau seluruh wilayah yang membutuhkan,” tambahnya.
Di sisi lain, masyarakat merasakan langsung manfaat dari kehadiran layanan ini. Mobil Water Treatment kini menjadi harapan bagi warga yang masih kesulitan mendapatkan air bersih, terutama di desa-desa yang sumber airnya belum sepenuhnya pulih.
Salah satu warga Gampong Beuringen, Hasballah, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan tersebut. Menurutnya, kehadiran TNI sangat membantu meringankan beban masyarakat di tengah situasi sulit dan momen Idul Fitri.
“Alhamdulillah, kami sangat terbantu dengan adanya air bersih ini. Airnya sudah siap diminum, jadi sangat memudahkan kebutuhan sehari-hari kami. Terima kasih kepada bapak-bapak TNI, semoga selalu menjadi solusi bagi masyarakat,” tuturnya haru.
Selain memenuhi kebutuhan dasar, langkah TNI ini juga menjadi bagian dari upaya percepatan pemulihan kondisi sosial masyarakat pasca bencana. Kehadiran prajurit di tengah warga tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga memberikan rasa aman dan kepedulian yang memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.