Jakarta - Pengamat kebijakan publik sekaligus akademisi, Dr. Iswadi, menyampaikan pandangannya mengenai semakin kuatnya posisi Indonesia di panggung global seiring dengan dinamika kepemimpinan nasional di bawah Presiden Prabowo Subianto. Dalam keterangannya kepada media, Dr. Iswadi menegaskan bahwa Indonesia kini menunjukkan peran yang lebih strategis, tidak hanya di kawasan Asia Tenggara tetapi juga dalam percaturan geopolitik dunia. Minggu (26/4/2026)
Menurut Dr. Iswadi, penguatan posisi Indonesia tidak terjadi secara instan, melainkan merupakan hasil dari konsistensi kebijakan luar negeri yang adaptif serta kemampuan pemerintah dalam merespons tantangan global. Ia menilai bahwa pendekatan diplomasi yang lebih tegas namun tetap mengedepankan prinsip bebas aktif menjadi salah satu kunci utama meningkatnya pengaruh Indonesia di berbagai forum internasional.
Indonesia saat ini berada pada momentum yang sangat penting. Kepemimpinan nasional mampu memanfaatkan peluang global dengan baik, baik dalam bidang ekonomi, politik, maupun keamanan. Ini terlihat dari meningkatnya kepercayaan dunia terhadap Indonesia sebagai mitra strategis, ujar Dr. Iswadi.
Dalam aspek ekonomi, Dr. Iswadi menyoroti meningkatnya peran Indonesia dalam rantai pasok global, terutama dalam sektor energi terbarukan dan hilirisasi sumber daya alam. Ia menjelaskan bahwa kebijakan hilirisasi yang terus diperkuat telah menarik perhatian investor internasional dan menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di dunia.
Selain itu, Indonesia juga dinilai semakin aktif dalam memperjuangkan kepentingan negara berkembang di berbagai forum global. Dr. Iswadi mencontohkan bagaimana Indonesia mampu memainkan peran penting dalam menjembatani kepentingan negara maju dan berkembang, terutama dalam isu perubahan iklim, ketahanan pangan, dan transformasi digital.
Indonesia tidak hanya menjadi peserta dalam forum global, tetapi juga menjadi pengarah agenda. Ini merupakan lompatan besar dalam diplomasi kita, tambahnya.
Dalam bidang pertahanan dan keamanan, Dr. Iswadi melihat adanya peningkatan kerja sama strategis dengan berbagai negara, baik dalam bentuk latihan militer bersama maupun penguatan industri pertahanan dalam negeri. Hal ini dinilai sebagai langkah penting untuk menjaga stabilitas kawasan sekaligus meningkatkan daya tawar Indonesia di tingkat global.
Lebih lanjut, Dr. Iswadi juga menyoroti pentingnya stabilitas politik domestik dalam mendukung peran global Indonesia. Ia menilai bahwa konsolidasi politik yang relatif stabil memberikan ruang bagi pemerintah untuk lebih fokus pada agenda internasional tanpa terganggu oleh dinamika internal yang berlebihan.
Namun demikian, Dr. Iswadi mengingatkan bahwa tantangan ke depan tidaklah ringan. Persaingan geopolitik yang semakin kompleks, ketidakpastian ekonomi global, serta ancaman perubahan iklim menjadi faktor yang harus diantisipasi dengan strategi yang matang.
Indonesia harus tetap waspada dan tidak cepat berpuas diri. Pengaruh global yang meningkat harus diimbangi dengan kesiapan internal yang kuat, baik dari sisi ekonomi, sumber daya manusia, maupun tata kelola pemerintahan,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga dan melanjutkan momentum positif ini. Menurutnya, investasi pada pendidikan, inovasi, dan teknologi akan menjadi penentu utama apakah Indonesia mampu mempertahankan posisinya sebagai kekuatan global yang diperhitungkan.
Sebagai penutup, Dr. Iswadi menyampaikan optimisme bahwa Indonesia memiliki semua modal yang dibutuhkan untuk menjadi pemain utama di panggung dunia. Dengan kepemimpinan yang kuat, strategi yang tepat, serta dukungan masyarakat, Indonesia diyakini akan terus menunjukkan pengaruh yang semakin besar di masa mendatang.
Ini adalah era di mana Indonesia tidak lagi berada di pinggiran, tetapi di pusat percaturan global. Kita harus memanfaatkan peluang ini sebaik mungkin, pungkasnya. [WANDI]