PIDIE JAYA – Seragam loreng berbaur dengan lumpur sawah. Babinsa Koramil 18/Tripa Kodim 0102/Pidie turun langsung dampingi panen padi di Desa Mesjid Panteraja, Kecamatan Panteraja, Kamis 30/4/2026.
Aksi jemput sawah itu wujud nyata TNI bantu petani jaga ketahanan pangan.
Sejak pagi, Babinsa ikut mengangkat padi bareng kelompok tani. Suasana akrab. Obrolan mengalir dari hasil panen, pupuk, sampai harga gabah.
“Kami senang Pak Babinsa mau kotor-kotoran. Rasanya didampingi, bukan diawasi,” kata Abdullah, 52, petani Panteraja.
Lewat komsos di pematang, Babinsa tekankan pentingnya ketahanan pangan ke depan.
“Sawah ini lumbung kita. Kalau pangan aman, desa kuat, negara kuat. Jangan biarkan lahan tidur. Habis panen, segera olah lagi,” pesannya ke petani.
Panen kali ini cukup baik meski sempat dilanda cuaca tak menentu. Babinsa juga tampung keluhan petani soal irigasi dan harga pupuk untuk dilaporkan ke dinas terkait.
“TNI nggak cuma jaga perbatasan. Jaga perut rakyat juga tugas kami,” tegasnya.
Danramil 18/Tripa Kapten Inf Dominggus Pardiara, sebut pendampingan hanpangan rutin dilakukan di semua desa binaan. Mulai tanam, rawat, sampai panen.
“Babinsa harus tahu denyut nadi petani. Ini perintah Dandim 0102/Pidie. Ketahanan pangan sama dengan ketahanan nasional,” ujarnya.
Silaturahmi terjaga, pangan aman, TNI-Rakyat makin kompak. [IRZA]