Pidie Jaya — Pembangunan jembatan Aramco di Desa Panton Raya, wilayah Koramil 18/Trenggadeng Kodim 0102/Pidie, resmi dimulai dan kini telah memasuki tahap awal pengerjaan. Hingga saat ini, progres pembangunan meliputi pembongkaran jembatan lama serta perakitan pelat besi baja sebagai struktur utama jembatan Aramco.
Jembatan Aramco tersebut merupakan bantuan dari Presiden Republik Indonesia sebagai bentuk respons terhadap kesulitan akses yang selama ini dialami masyarakat di wilayah pelosok. Pembangunan ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam memperlancar mobilitas dan aktivitas sehari-hari.
Dansatgas pembangunan jembatan Aramco wilayah Kodim 0102/Pidie, Kapten Czi Abdul Haris, menyampaikan bahwa pekerjaan saat ini berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan.
“Pembangunan jembatan di Desa Panton Raya sudah mulai dikerjakan. Saat ini fokus pada pembongkaran jembatan lama dan perakitan pelat besi baja sebagai bagian dari konstruksi jembatan Aramco,” ujarnya.
Ia juga berharap seluruh proses pembangunan dapat berjalan lancar tanpa hambatan, baik dari segi teknis maupun faktor non-teknis, sehingga jembatan dapat segera diselesaikan dan dimanfaatkan oleh masyarakat.
Di sisi lain, dukungan dan apresiasi datang dari warga setempat. Lukman Hakim, salah satu warga Desa Panton Raya, mengungkapkan rasa syukur atas pembangunan jembatan tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi pembangunan jembatan ini. Semoga ke depan aktivitas masyarakat menjadi lebih lancar. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden atas perhatian terhadap keluhan masyarakat selama ini, serta kepada TNI yang penuh semangat dalam mengerjakan pembangunan ini,” ungkapnya.
Dengan adanya pembangunan jembatan Aramco ini, diharapkan konektivitas antarwilayah semakin baik dan mampu mendorong peningkatan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat di Desa Panton Raya dan sekitarnya.