Iklan Parlemen

terkini

Penguatan Peran Ibu PKK melalui Keterampilan Public Speaking untuk Pendidikan Anak

Rabu, 15 April 2026, 10.29 WIB Last Updated 2026-04-15T03:30:03Z

Jakarta : Peningkatan kualitas pendidikan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga formal, tetapi juga berakar dari keluarga sebagai fondasi utama pembentukan karakter. Dalam hal ini, ibu memegang peran strategis dalam membentuk pola pikir, sikap, dan perilaku anak sejak usia dini.

Sebagai bentuk komitmen pemberdayaan masyarakat, sejumlah perguruan tinggi berkolaborasi dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk Penguatan Peran Ibu PKK melalui Keterampilan Public Speaking untuk Pendidikan Anak yang diselenggarakan di Kelurahan Kembangan Utara, Jakarta Barat, pada Rabu (15/4).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Inovasi Peningkatan Soft Skill Bagi Ibu Ibu PKK Lingkungan Kelurahan Kembangan Utara yang melibatkan kolaborasi lintas institusi, antara lain Universitas Esa Unggul, Universitas Bung Karno, Universitas Putera Batam, Universitas Indonesia Membangun, Universitas Tarumanagara, IBIK Kesatuan Bogor, Institut STIAMI, serta PT ILDC Capital Indonesia.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi ibu ibu PKK agar lebih efektif dalam mendidik dan membimbing anak di lingkungan keluarga. Dengan pendekatan aplikatif dan partisipatif, peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga mengikuti simulasi dan praktik langsung.

Narasumber utama, Dr. Iswadi, M.Pd., dosen FKIP Universitas Esa Unggul, menegaskan bahwa komunikasi merupakan elemen fundamental dalam pendidikan anak.
Ibu adalah sekolah pertama bagi anak. Cara menyampaikan pesan sangat memengaruhi pola pikir dan perilaku anak dalam jangka panjang. Anak yang tumbuh dengan pujian akan belajar menghargai, dan anak yang tumbuh dengan celaan akan belajar menyakiti, ujarnya.

Kegiatan ini menghadirkan berbagai akademisi dan praktisi dari lintas disiplin ilmu, di antaranya Dr. Ayu Larasati, S.Sos., M.Ikom (Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Esa Unggul), Wiwik Viatiningsih, Amd.PerKes., SKM., MARS (Dosen Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Universitas Esa Unggul), Dr. Dina Sudarmika, S.IP., M.IKom dan Dr. Dessy Andamisari, S.I.Kom., M.Si (Dosen Ilmu Komunikasi Institut STIAMI), serta Dr. Tirton Nefianto, S.Sos., M.A.P (Dosen Tetap MAP Universitas Esa Unggul).

Turut hadir pula Dr. Muniroh, SE., MM (Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Esa Unggul), Irma Damayantie, S.Ds., M.Ds. (Dosen Desain Interior FDIK Universitas Esa Unggul), Ratih Pertiwi, S.I.Kom., M.Ds (Dosen Desain Komunikasi Visual Universitas Esa Unggul), serta Dr. Wisnu Indrawan, S.Si., M.T. (Dosen Fakultas Teknik Universitas Esa Unggul).

Dari institusi lain, hadir Faisyal, S.IP., M.Si dan Galuh Sukmaranti, S.I.Kom., M.Si (Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Bung Karno), Carla Olyvia Doaly, S.T., M.T serta Dr. Ahmad, S.T., M.T., IPM (Dosen Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara), serta I Wayan Diana Putra, S.E., M.Si., Ak dari PT ILDC Capital Indonesia.

Dalam sesi materi, para narasumber menyoroti bahwa tantangan utama dalam pendidikan anak di rumah sering kali bukan kurangnya perhatian orang tua, melainkan kurang efektifnya komunikasi. Oleh karena itu, keterampilan public speaking menjadi solusi strategis untuk menyampaikan pesan secara jelas, persuasif, dan penuh empati.

Peserta dibekali berbagai teknik dasar, seperti pengaturan intonasi, penggunaan bahasa tubuh, kontak mata, serta penyusunan pesan yang efektif. Pendekatan komunikasi positif seperti storytelling juga diperkenalkan untuk memudahkan interaksi dengan anak.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi praktik langsung dan diskusi. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif dalam setiap sesi.

Acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, serta sambutan dari Lurah Kembangan Utara, Bapak Pepen, S.T. yang diwakilkan oleh Sekretaris Bapak Elan Surachman, dan sambutan dari perwakilan Biro Kerja Sama Universitas Esa Unggul, Dr.Ayu Larasati S, Sos, M. Ikom.

Di akhir pemaparannya, Dr. Iswadi menegaskan bahwa public speaking merupakan keterampilan yang dapat dipelajari oleh siapa saja.
Komunikasi yang baik dalam keluarga akan membentuk anak yang percaya diri, terbuka, dan berkarakter kuat, tutupnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para ibu PKK mampu mengimplementasikan keterampilan komunikasi dalam kehidupan sehari hari serta memperkuat peran keluarga sebagai pilar utama dalam membentuk generasi unggul.

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Penguatan Peran Ibu PKK melalui Keterampilan Public Speaking untuk Pendidikan Anak

Terkini

Iklan Parlemen