Pidie — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana (KCK), Persit KCK Cabang XIX Kodim 0102/Pidie menggelar aksi nyata peduli lingkungan melalui gerakan penanaman pohon.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Dandim 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, bersama Ketua Persit KCK Cabang XIX Kodim 0102/Pidie, Ny. Ratih Abdul Hadi. Aksi berlangsung di Desa Tiba Mesjid, Kecamatan Mutiara Timur, Jumat (24/4/2026).
Gerakan penanaman pohon ini tidak hanya menjadi bagian dari peringatan seremonial, tetapi juga merupakan langkah konkret dan kontribusi nyata Persit bersama TNI dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kegiatan ini difokuskan pada upaya pemulihan serta penguatan bantaran sungai pasca bencana banjir yang melanda wilayah Kabupaten Pidie dan Kabupaten Pidie Jaya pada akhir November 2025 lalu.
Aksi ini merupakan bagian dari rangkaian HUT ke-80 Persit KCK melalui kegiatan karya bakti dan sosial yang melibatkan Persit, TNI, instansi terkait, serta masyarakat setempat. Sasaran utamanya adalah wilayah terdampak banjir dan kawasan daerah aliran sungai (DAS) yang rawan erosi.
Dalam sambutannya, Dandim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap isu lingkungan yang semakin mendesak, baik di tingkat lokal maupun global. Ia menyebut penanaman pohon sebagai investasi jangka panjang yang memiliki banyak manfaat, mulai dari memperkuat struktur alami bantaran sungai, menghasilkan oksigen, menjaga keseimbangan ekosistem, hingga membantu mengurangi dampak pemanasan global.
“Penanaman pohon ini bukan sekadar seremonial, tetapi investasi lingkungan jangka panjang. Menanam pohon bukan hanya tentang hari ini, melainkan tentang masa depan warisan oksigen dan lingkungan yang sehat bagi generasi mendatang, sekaligus memperkuat daerah terdampak agar lebih tangguh menghadapi potensi bencana,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Persit KCK Cabang XIX Kodim 0102/Pidie, Ny. Ratih Abdul Hadi, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan bagian dari komitmen Persit dalam mendukung pelestarian lingkungan. Kegiatan serupa juga dilaksanakan di dua wilayah, yakni Kabupaten Pidie dan Kabupaten Pidie Jaya, yang sama-sama terdampak banjir.
Menurutnya, peran Persit tidak hanya sebatas mendampingi tugas prajurit, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, termasuk dalam upaya menjaga lingkungan.
“Ini adalah wujud kepedulian kami sebagai bagian dari masyarakat. Kami ingin memberikan kontribusi nyata, sekecil apa pun, demi keberlanjutan lingkungan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga memiliki nilai edukatif, khususnya bagi generasi muda, agar semakin memahami pentingnya menjaga kelestarian alam dan keseimbangan ekosistem.
Adapun jenis pohon yang ditanam didominasi tanaman produktif seperti mangga, durian, rambutan, dan sirsak, serta sejumlah pohon pelindung. Pemilihan jenis ini dinilai strategis karena selain berfungsi sebagai penghijauan, juga berpotensi memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di masa mendatang.
Melalui gerakan tanam pohon ini, Persit KCK Cabang XIX Kodim 0102/Pidie berharap dapat menjadi titik awal gerakan kolektif yang berkelanjutan, sekaligus mendorong kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.