Pidie – Prajurit Kodim 0102/Pidie mengikuti Uji Kenaikan Tingkat Pencak Silat Militer (PSM) dari sabuk putih ke sabuk kuning sebagai bagian dari pembinaan kemampuan dasar militer. Kegiatan tersebut berlangsung di lapangan indoor Makodim, Jalan Prof. A. Majid Ibrahim, Gampong Lampeudue Baroh, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, Senin (06/04/2026).
Ujian dipimpin oleh Kaur Uji Ketangkasan Jasdam Kodam Iskandar Muda, Kapten CZI Supryadi. Dalam pelaksanaannya, para prajurit Kodim 0102/Pidie diuji secara bertahap, mulai dari sikap dasar, teknik serangan, teknik pertahanan, rangkaian jurus PSM, hingga teknik pembelaan diri.
Kepala Staf Kodim 0102/Pidie, Mayor Cpl Hendriyanto, mewakili Dandim Letkol Inf Abdul Hadi, menegaskan bahwa ujian ini merupakan bagian penting dalam membentuk kualitas prajurit.
“Melalui ujian kenaikan sabuk ini, prajurit tidak hanya dituntut menguasai teknik, tetapi juga menunjukkan kedisiplinan, mental, dan semangat juang. PSM menjadi salah satu syarat penting dalam pembinaan karier prajurit,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kemampuan Pencak Silat Militer menjadi bekal dasar yang wajib dimiliki setiap prajurit TNI AD, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di lapangan. Oleh karena itu, ujian ini menjadi tolak ukur sejauh mana kesiapan individu prajurit, baik dari aspek fisik maupun mental.
Selain prajurit Kodim 0102/Pidie, kegiatan ini juga diikuti personel dari Yonif TP 857/Gana Gajahsora dan Yon Armed 17/Rencong Cakti. Keterlibatan lintas satuan tersebut memperkuat sinergi pembinaan kemampuan dasar militer di lingkungan Kodam Iskandar Muda.
Pelaksanaan ujian berlangsung dengan penuh semangat dan disiplin. Para prajurit terlihat serius mengikuti setiap tahapan, mengingat kenaikan sabuk dari putih ke kuning menjadi langkah awal dalam jenjang kemampuan PSM yang lebih tinggi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan prajurit Kodim 0102/Pidie semakin terlatih, profesional, dan memiliki kesiapan optimal dalam melaksanakan tugas, khususnya dalam menjaga stabilitas serta keamanan wilayah binaan.