Sigli - Wakil Bupati Pidie Alzaizi menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Pidie dengan Agenda Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban Kepala Daerah Kabupaten Pidie Tahun Anggaran 2025 dalam rapat bersama DPRD Kabupaten Pidie. Yang berlangsung di Aula Kantor DPRK Kabupaten Pidie. Senin (06/04/2026).
Dalam penyampaiannya, Wakil Bupati Alzaizi menegaskan bahwa LKPJ merupakan bentuk transparansi dan akuntabilitas pemerintah daerah atas capaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat sepanjang tahun 2025.
Sesuai dengan amanat Pasal 20 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 tentang LKPJ, LPPD, RLPPD, dan EPPD, DPRD Kabupaten/Kota memiliki peran strategis dalam memberikan rekomendasi terhadap laporan tersebut. Rekomendasi ini nantinya akan menjadi bahan penting dalam penyusunan perencanaan dan penganggaran, baik untuk tahun berjalan maupun tahun berikutnya, termasuk dalam perumusan kebijakan strategis daerah.
“Rekomendasi dari DPRD akan menjadi acuan dan pondasi bagi Pemerintah Kabupaten Pidie dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan penyelenggaraan pemerintahan ke depan,” ujar Wakil Bupati.
Dalam aspek penganggaran, disampaikan bahwa penyusunan belanja daerah telah mengacu pada standar pengeluaran yang ditetapkan melalui buku Standar Harga Barang dan Jasa Tahun Anggaran 2025. Pendekatan ini bertujuan untuk memastikan alokasi anggaran program dan kegiatan dilakukan secara wajar dan efektif dalam mendukung pelayanan publik.
Adapun total Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Pidie Tahun Anggaran 2025 ditetapkan sebesar Rp2,18 triliun. Dari jumlah tersebut, realisasi anggaran mencapai Rp1,90 triliun atau sebesar 86,97 persen.
Wakil Bupati juga menegaskan bahwa angka-angka tersebut masih bersifat sementara karena belum melalui proses audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Rincian lebih lanjut terkait program, kegiatan, capaian, serta kendala pelaksanaan telah dituangkan secara lengkap dalam dokumen laporan.
Selain capaian kinerja, Pemerintah Kabupaten Pidie turut menyoroti kondisi daerah yang tetap aman, tertib, dan kondusif sepanjang tahun. Hal ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta dukungan masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pidie, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran Forkopimda atas dedikasi dan komitmennya, termasuk dalam penanganan bencana yang terjadi beberapa waktu lalu. Respons cepat dan koordinasi lintas sektor terbukti mampu meminimalisir dampak serta mempercepat pemulihan masyarakat,” lanjutnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRK Kabupaten Pidie, anggota DPRK Kabupaten Pidie, Forkopimda kabupaten pidie, Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie, para Staf Ahli Bupati dan Asisten Setdakab Pidie, para kepala badan dan dinas, Inspektur, Sekretaris DPRK, Direktur RSUD, kepala bagian, pimpinan sekretariat lembaga daerah, para camat dalam lingkungan Kabupaten Pidie.