PANDEGLANG – Tim Investigasi GWI berinisial MS Pandeglang bersama Relawan Banten Peduli langsung bergerak dampingi warga Desa Panimbang Jaya, Kec. Panimbang, yang sakit berat ke Klinik SHL Pandeglang, Selasa 13/5/2026.
Saat menerima ketetangan warga, ada pasien butuh penanganan medis cepat, tapi terkendala akses dan biaya. Tim tak menunggu. Koordinasi kilat dengan desa, pasien dievakuasi pakai kendaraan siaga desa menuju klinik.
Kondisi pasien sudah di kursi roda. Tim medis Klinik SHL Pandeglang langsung tangani setiba di lokasi.
“GWI itu Gabungnya Wartawan Indonesia. Tugas kami bukan hanya investigasi dan menulis, tapi pastikan warga selamat. Kalau masyarakat butuh bantuan, tidak ada kata lambat. Kami hadir sebagai jembatan,” tegas Tim Investigasi GWI.
Identitas pasien dirahasiakan sesuai kode etik jurnalistik dan UU 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Pendampingan dilakukan penuh sampai pasien ditangani medis.
Langkan yang dilakukan GWI memastikan BPJS aktif,Jika belum segera diaktifkan agar biaya tertutup.
Program jemput bola pun dilakukan saat Warga sakit terkendala akses dan harus dijemput, bukan menunggu.
Mereka juga melakukan pengecekan ulang pelayanan kesehatan di Desa Panimbang Jaya
GWI menegaskan pendampingan ini murni aksi kemanusiaan dan kontrol sosial. Tidak ada penggalangan dana. Biaya medis jadi tanggung jawab negara lewat Dinsos, Dinkes, dan BPJS Kesehatan sesuai UU 36/2009 tentang Kesehatan.
“Tugas jurnalis selain sampaikan fakta dan juga bela yang lemah.” bunyi pernyataan MS GWI.