Sabang – Denyut kebangkitan pertanian Sabang kian terasa dari Gampong Ie Meulee. Di tengah hamparan kebun buah naga milik Hendrik, Tim Penggerak PKK Kota Sabang melalui Pokja III menunjukkan komitmen nyata dengan turun langsung menggelar panen sekaligus pendampingan petani, Rabu (6/5/2026).
Kegiatan ini dihadiri Ketua TP PKK Kota Sabang, Ny. Nuri Zulkifli H. Adam, bersama Staf Ahli TP PKK, Ny. Hj. Erwani Meuthia, serta jajaran pengurus lainnya. Kehadiran mereka bukan sekadar simbolis, tetapi menjadi wujud keberpihakan nyata—ikut memetik buah, berdialog terbuka, hingga menyerap langsung dinamika yang dihadapi petani di lapangan.
Suasana hangat dan penuh keakraban pun tercipta saat rombongan menikmati buah naga segar yang baru dipanen. Rasa manis, gurih, dan legit dengan tingkat keasaman rendah menjadi identitas kuat buah naga Sabang—sekaligus menegaskan potensinya sebagai komoditas unggulan bernilai tinggi.
Komitmen Ketua TP PKK Kota Sabang, Ny. Nuri Zulkifli H. Adam, yang disampaikan melalui Ketua Pokja III TP PKK, Widya, SP., M.Si, menegaskan bahwa peran pendampingan kepada petani akan terus diperkuat sebagai bagian dari strategi peningkatan ekonomi masyarakat.
“Ini bukan sekadar panen, tetapi bagian dari gerakan bersama untuk membangun konsistensi dan semangat petani. Harapannya, produksi buah naga Sabang tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi mampu menembus pasar yang lebih luas,” tegasnya.
Dari sisi pasar, buah naga Sabang menunjukkan tren yang kian menjanjikan. Kebun di Ie Meulee mulai ramai dikunjungi pembeli yang ingin mendapatkan buah segar langsung dari sumbernya. Tingginya permintaan bahkan kerap belum mampu diimbangi oleh produksi yang tersedia.
Dengan sekitar 600 batang tanaman produktif, peluang pengembangan masih terbuka lebar. Hendrik selaku pemilik kebun berharap dukungan berkelanjutan dari Pemerintah Daerah, terutama dalam mendorong kawasan ini menjadi destinasi agrowisata unggulan yang terintegrasi.
Tak hanya itu, inovasi teknologi juga mulai diterapkan untuk mendongkrak hasil produksi. Penggunaan lampu LED pada malam hari, mulai pukul 18.00 hingga tengah malam, terbukti efektif merangsang pembungaan di luar musim dan mampu meningkatkan hasil panen hingga tiga kali lipat.
Sinergi antara TP PKK, petani, dan Pemerintah Daerah ini menjadi fondasi kuat bagi masa depan buah naga Sabang. Dari kebun Ie Meulee, harapan itu tumbuh—bahwa komoditas lokal ini tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi baru sekaligus magnet agrowisata yang menjanjikan bagi Kota Sabang. []