Iklan Parlemen

terkini

LPLHI Aceh Gaungkan Semangat Pelestarian Laut dan Lingkungan pada Indonesian Coral Day 2026 di Sabang

Sabtu, 09 Mei 2026, 14.36 WIB Last Updated 2026-05-09T07:36:34Z

Sabang – 9 Mei 2026 || Lembaga Penyelamat Lingkungan Hidup Indonesia (LPLHI-KLHI) Aceh menggelar kegiatan memperingati Indonesian Coral Day 2026 yang berlangsung di kawasan Gampong Krueng Raya, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, Jumat (8/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen bersama menjaga kelestarian lingkungan laut dan pesisir Pulau Weh yang dikenal memiliki kekayaan bawah laut kelas dunia.

Kegiatan yang diinisiasi oleh LPLHI Aceh tersebut turut mendapat dukungan dan apresiasi dari Wali Kota Sabang, Zulkifli H. Adam serta Wakil Wali Kota Sabang, Drs. H. Suradji Junus sebagaimana terlihat pada spanduk dukungan kegiatan Indonesian Coral Day 2026 yang dipusatkan di Krueng Raya, Sukakarya, Sabang.

Ketua DPW LPLHI Aceh, Nasri Saputra menyampaikan bahwa peringatan Indonesian Coral Day bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk nyata kepedulian terhadap keberlangsungan ekosistem laut dan kawasan pesisir Sabang.

“Sabang memiliki kekayaan laut luar biasa yang harus dijaga bersama. Pulau Klah dan kawasan Laut Andaman menyimpan potensi besar dengan lebih dari 133 spesies biota laut, termasuk ikan Nemo serta terumbu karang tepi atau fringing reef yang menjadi daya tarik wisata bahari dunia,” ujarnya.

Menurutnya, ekosistem terumbu karang di Sabang merupakan bagian penting dari ekosistem pesisir campuran Indo-Pasifik dan Samudra Hindia yang memiliki nilai ekologis tinggi dan menjadi aset penting bagi sektor pariwisata maupun kelestarian lingkungan.

Sekretaris DPW LPLHI Aceh, H. Elmuava Sani menambahkan bahwa gerakan pelestarian lingkungan harus terus diperkuat melalui edukasi dan keterlibatan aktif masyarakat, khususnya generasi muda.

Sementara itu, Ketua DPD LPLHI Sabang, Syukri atau yang akrab disapa Tengku Bayu mengatakan bahwa program LPLHI selaras dengan visi Pemerintah Kota Sabang dalam mengembangkan wisata bahari berbasis konservasi lingkungan.

“Sabang bukan hanya memiliki panorama laut yang indah, tetapi juga kawasan hutan yang masih alami dengan berbagai satwa seperti burung punai, burung elang, burung beo hingga rusa yang sesekali terlihat saat musim angin timur,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama menjaga kelestarian lingkungan hidup Gampong Krueng Raya. Komitmen itu mencakup larangan membuang sampah plastik ke laut, tidak merusak dan mengambil terumbu karang, tidak mengganggu habitat satwa liar, serta menjaga kawasan lindung dari penebangan liar.

Sekretaris DPD LPLHI Sabang, Malahayati menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan menjadi gerakan bersama demi menjaga masa depan lingkungan yang bersih, sehat dan berkelanjutan.

Kegiatan Indonesian Coral Day 2026 turut dihadiri unsur masyarakat, Aparat TNI - Polri, Mahasiswa, Komunitas Lingkungan, Tokoh Masyarakat serta para Pelaku Wisata di Kota Sabang. Acara tersebut juga mendapat dukungan dari sejumlah pihak dan sponsor, di antaranya The Hawk’s Nest Resort, Mars Resort, Koperasi Sabang Mandiri, Hoka - Hoka Travel dan komunitas Peduli Lingkungan lainnya.

Dengan mengusung semangat “Peduli Lingkungan, Selamatkan Kehidupan”, LPLHI Aceh berharap Sabang tetap menjadi kawasan wisata bahari unggulan yang hijau, lestari dan mendunia, tanpa mengabaikan kelangsungan ekosistem alam yang menjadi kekayaan utama Pulau Weh.
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • LPLHI Aceh Gaungkan Semangat Pelestarian Laut dan Lingkungan pada Indonesian Coral Day 2026 di Sabang

Terkini

Iklan Parlemen