SABANG – Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Aceh gelar Rapat Kerja Wilayah I di Kota Sabang, 1–3 Mei 2026. Jadi momentum satukan langkah, perkuat sinergi, dan lahirkan kebijakan strategis untuk PAUD Aceh yang lebih maju.
Pembukaan berlangsung khidmat penuh semangat. Wakil Wali Kota Sabang Drs. Suradji Junus hadir bersama pengurus HIMPAUDI Aceh, ketua-sekretaris daerah 19 kab/kota, dan ratusan guru PAUD se-Aceh.
Ketua HIMPAUDI Aceh Yulia Sary, S.Sos., M.Pd tegaskan, Rakerwil bukan sekadar agenda rutin. “Ini ruang strategis lahirkan program adaptif, inovatif, selaras kebijakan nasional. Komitmen kita: PAUD Aceh harus maju,” ujarnya.
Yulia soroti PR besar: kesejahteraan guru PAUD, terutama di daerah terpencil. “HIMPAUDI akan terus di garis depan dorong kebijakan yang berpihak. Termasuk revisi regulasi yang lebih adil untuk guru PAUD,” tegasnya.
Saat ini HIMPAUDI sudah terbentuk di 23 kab/kota. Rakerwil dihadiri 19 daerah. Bukti semangat kolektif majukan PAUD Aceh.
Wakil Wali Kota Suradji Junus apresiasi Sabang dipercaya jadi tuan rumah. Ia tegaskan Pemko Sabang komitmen penuh dukung mutu PAUD.
“PAUD investasi jangka panjang. Dari sinilah karakter, kecerdasan, generasi emas dibentuk. Semoga Rakerwil lahirkan gagasan besar untuk Aceh,” katanya.
Rakerwil I tak hanya bahas program kerja. Jadi ajang erat silaturahmi, kuatkan solidaritas, bangun jejaring guru PAUD se-Aceh. Energi kebersamaan ini diharapkan dorong transformasi pendidikan usia dini yang inklusif dan berkualitas.
Di akhir kegiatan, seluruh peserta satukan tekad: terus bersinergi, berinovasi, dan berkontribusi aktif tingkatkan mutu PAUD. Sabang diharapkan jadi titik tolak langkah besar untuk masa depan generasi emas Aceh. [WAHYU]