PANDEGLANG – Warga Kecamatan Patia menggelar aksi damai pada Senin 18/5/2026 untuk menuntut PT Hutama Karya bertanggung jawab atas kerusakan jalan akses menuju Patia. Kerusakan diduga akibat lalu lintas kendaraan berat proyek Tol Serang–Panimbang.
Aksi ini merupakan lanjutan desakan Gerakan Masyarakat Patia GMP dan tokoh muda yang sebelumnya menyoroti penggunaan jalan umum tanpa perbaikan memadai.
Menurut warga, ruas jalan Sidamukti–Kubangkampil menuju Patia mengalami kerusakan berat sejak dilintasi kendaraan proyek bertonase besar. Jalan ambles, berlubang, dan tergenang air sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari dan membahayakan pengguna jalan.
“Kami sudah lama bersabar. Jalan ini dipakai untuk proyek, tapi belum ada perbaikan total dari PT Hutama Karya. Hari ini kami turun damai untuk minta hak kami dikembalikan,” ujar salah satu koordinator aksi.
Tiga tuntutan disampaikan dalam aksi tersebut. Warga meminta perbaikan total jalan umum yang rusak, pembangunan akses jalan khusus untuk proyek agar tidak lagi menggunakan jalan desa, serta komitmen dan tindak lanjut nyata dari PT Hutama Karya dan subkontraktor.
Sebelumnya, GMP dan tokoh muda Patia telah mendesak aparat dan pihak terkait menindaklanjuti kerusakan tersebut. Mereka juga mengancam akan menggelar aksi lanjutan jika tidak ada respons konkret.
Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat. Warga berharap kegiatan ini menjadi pintu masuk dialog dengan PT Hutama Karya dan pemerintah daerah agar persoalan segera diselesaikan. []
Narahubung: M Sutisna