Pidie, – Dalam rangka memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok serta memantau perkembangan harga di tingkat pasar, Babinsa Koramil 03/Delima Kodim 0102/Pidie, Sertu Syukri, melaksanakan kegiatan monitoring dan pengecekan sembako di Pasar Desa Mesjid Reubee, Kecamatan Delima, Kabupaten Pidie, Jumat (05/06/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang dilakukan Babinsa untuk mengetahui secara langsung kondisi perekonomian masyarakat, khususnya terkait ketersediaan dan harga kebutuhan pokok yang menjadi kebutuhan sehari-hari warga.
Dalam pelaksanaannya, Sertu Syukri berkeliling pasar untuk mengecek stok berbagai komoditas penting seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, cabai, bawang, serta kebutuhan pokok lainnya.
Selain itu, ia juga berdialog dengan para pedagang guna memperoleh informasi mengenai perkembangan harga, tingkat pasokan barang, serta daya beli masyarakat.
Menurut Sertu Syukri, pemantauan secara langsung di lapangan sangat penting dilakukan guna mengetahui kondisi riil yang terjadi di pasar.
Informasi yang diperoleh dapat menjadi bahan masukan bagi aparat terkait dalam mengantisipasi kemungkinan terjadinya kelangkaan barang maupun lonjakan harga yang berpotensi memengaruhi masyarakat.
"Kegiatan ini bertujuan untuk memantau ketersediaan stok dan perkembangan harga sembako sehingga kondisi pasar tetap terpantau. Dengan turun langsung ke lapangan, kami dapat mengetahui situasi sebenarnya serta mendengar masukan dari para pedagang maupun masyarakat," ujarnya.
Dari hasil pemantauan sementara, aktivitas jual beli di Pasar Desa Mesjid Reubee berlangsung normal dan kebutuhan pokok masyarakat masih tersedia. Para pedagang juga mengaku pasokan sejumlah komoditas masih berjalan lancar sehingga kebutuhan konsumen dapat terpenuhi.
Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas pasar mendapat sambutan positif dari para pedagang. Mereka menilai kegiatan monitoring tersebut menunjukkan kepedulian aparat terhadap kondisi ekonomi masyarakat serta memberikan rasa nyaman bagi pelaku usaha dalam menjalankan aktivitas perdagangan.
Salah seorang pedagang mengungkapkan bahwa komunikasi yang terjalin antara pedagang dan Babinsa menjadi sarana yang baik untuk menyampaikan kondisi pasar, termasuk kendala yang dihadapi terkait distribusi barang maupun fluktuasi harga komoditas tertentu.
Selain memantau harga dan ketersediaan sembako, Babinsa juga mengimbau para pedagang untuk tetap menjaga ketertiban, kebersihan lingkungan pasar, serta mengedepankan kejujuran dalam bertransaksi guna menciptakan suasana pasar yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
Melalui kegiatan monitoring pasar yang dilakukan secara rutin, diharapkan stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok dapat terus terjaga.
Kehadiran Babinsa di lapangan juga menjadi bagian dari upaya TNI AD dalam mendukung kesejahteraan masyarakat serta menjaga stabilitas wilayah melalui pemantauan kondisi sosial dan ekonomi secara berkelanjutan.